Sorong Beat Penjaga Malam, Anak Sri Gunting Disorong Ke Sel Tahanan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Nekat melakukan pencurian sepeda motor milik seorang penjaga malam. Seeorang pria pengangguran ini pun di sorong dan di masukan ke dalam sel tahanan Polsek Deli Tua. 

Pencurian sepeda motor yang dilakukannya itu, terjadi Jum'at (30/10/2020) subuh sekira pukul 05.30 wib, di area parkiran Red Doorz Simpang Pos Jalan A.H. Nasution Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. 

Tersangka yang dimaksud yakni, M. Risky Iskandar (22) warga Jalan Sri Gunting Gang. Sri Gunting, Kecamatan Medan Sunggal. Dirinya diamankan setelah mencuri sebuah sepeda motor milik korbannya Darwin Simarmata (28) warga Jalan  Pukat Banting I Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung. 

Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahap SH melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik SH MH, Jum'at (30/10/2020) siang menerangkan, aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan tersangka saat itu korban sedang berada di tempat kerjanya sebagai penjaga malam di Red Doorz Simpang Pos. Korban yang tertidur, langsung terbangun dan mendengar sepeda motornya.

Tak mau sepeda motor honda beat BK 4801 AIT, miliknya hilang korban langsung bergerak cepat. Disitu korban melihat tersangaka membawa sepeda motor miliknya. Dengan sigap, korban mengejar dan berteriak keras dan mengundang masyarakat yang ada di lokasi.

" Tersangka pun menjadi amukan warga yang kesal karena melakukan pencurian sepeda motor milik korban," jelas Iptu Martua Manik SH MH.

Personil Tim Khusus Anti Bandit (Tekab), Polsek Deli Tua yang mendapat informasi dari Kepala Lingkungan (Kepling), adanya tersangka pencurian sepeda motor yang diamankan langsung bergerak ke lokasi.

Disana Tekab Deli Tua mengamankannya, dan saat diintograsi tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian sepeda motor korban bersama kedua temannya berinisial YD.

Kerena perbuatanya, tersangka pun di boyong ke Polsek Deli Tua, sebagai bentuk pertanggung jawabanya terhadap kejahatannya.

"Imbas perbuatannya tersangka di kenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkas Manik.(ds/wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini