Empat Hari Hanyut, Mayat Duda Empat Anak Ditemukan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Setelah empat hari lamanya hanyut di Sungai Silau, mayat Davitri Mandai (40) warga Jalan Sisingamaraja Gang Serumpun Kec Kota Kisaran Timur Kab Asahan, akhirnya ditemukan mengapung oleh warga yang sedang mandi di sungai, Sabtu (24/10) sekira pukul 08:30 Wib.

Informasi yang diperoleh dailysatu.com di lokasi penemuan mayat korban menyebutkan, awalnya mayat korban terlihat mengapung di pinggiran aliran Sungai Silau sekitar titik lokasi Lingkungan I Kelurahan Kisaran Naga Kec. Kota Kisaran Timur.

Namun,saat akan didekatin oleh warga sekitar,mayat korban kembali hanyut dibawa oleh arus sungai yang sedang naik pasang. Melihat hal itu, warga yang tidak berani bertindak langsung menghubungi pihak keluarga dan petugas Tim SAR serta BPBD Asahan.

Sesampainya pihak keluarga ke lokasi, rupanya mayat Duda empat anak itu,sudah menggelinding jauh diseret air hingga sejauh 5KM dari lokasi ditemukan.

Melihat mayat korban menjauh dibawa derasnya arus sungai,pihak keluarga Adha Khairudin dan Isnan yang datang sengaja membawa ban pelampung kelokasi, langsung turun melakukan pengejaran terhadap mayat yang mengapung itu.

Kejar kejaran antara pihak keluarga dengan jenajah korban yang hanyut dibawa air pun terjadi didalam sepanjang aliran sungai silau itu. Untung saja, saat melewati pinggiran gudang kaca, mayat korban tersangkut oleh batang kayu yang mengapung. 

Selanjutnya,pihak keluarga yang dibantu masyarakat langsung melakukan evakuasi mayat korban, dengan secara bersama sama menaikan keatas.

Setelah mayat korban dinaikan keatas, barulah pihak Tim SAR  dan BPBD datang kelokasi penemuan. Oleh Tim SAR dan BPBD, mayat korban langsung dibungkus dan dibawa ke rumah duka.

"Untung lah mayatnya tersangkut di dekat kayu yang mengapung Bang. Kalau tidak, mungkin mayat Abang kami (Dafitri),sudah terus jauh terbawa air. Karena tersangkut lah, makanya kami bisa angkat dan naikan mayatnya ke darat," ujar Adha Khairudin pada dailysatu dilokasi penemuan.

Terpisah, Petugas Pos Sar Asahan-Tanjungbalai, Frawiro Manulllang yang didampingi Kasi BPBD Asahan,Zulfahri Harahap kepada wartawan,mengaku setelah tiga hari melakukan pencarian baru dihari ke empat menemukan mayat korban hanyut.

"Mayat korban sudah ditemukan oleh keluarga. Jadi pencarian kami hentikan, setelah sebelumnya mayat kami antarkan kerumah duka," ujar Frawiro Manulang.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini