Diduga Korban Tabrak Lari, Pedagang Ikan Tewas Di Jalinsum

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Diduga korban tabrak lari,Rudianto (29) seorang pedagang ikan warga Kec Sei Dadap Kab Asahan, tewas setelah diserempet dan ditabrak mobil di Jalinsum Medan-Kisaran, Kamis (22/10/2020) sekira pukul 04:30 Wib.

Informasi yang diperoleh dailysatu.com dilapangan menyebutkan, awalnya korban Rudianto yang mengendarai sepedamotor Honda Revo warna hitam BK 6810 VAH,baru saja pulang belanja ikan dari Batubara menuju Kisaran.

Namun,saat korban melintas  di Jalinsum Medan-Kisaran KM. 149-150 tepatnya disekitar area Perkebunan PT. BSP Desa Perkebunan Sei Balai,Kec Meranti,tiba tiba korban diserempet oleh mobil yang belum diketahui identitasnya.

Diduga korban yang oleng akibat diserempet mobil, membuat korban terjatuh ke aspal dan membuat kepalanya pecah dan kaki serta tangannya terlindas oleh mobil.

Melihat hal itu,saksi Andri (28) warga Lolotan Sei Balai yang melintas Dijalinsum, langsung mengevakuasi korban dengan membawa ke RSU HAMS Kisaran.

"Korban ini pedagang ikan Bang. Baru saja tadi saya lihat di gudang Ikan Batubara untuk belanja. Memang dia ini pedagang ikan yang jualan di Kisaran. Mungkin dia ini korban tabrak lari oleh mobil. Karena,saat saya melintas,korban saya lihat sudah terkapar dijalan," ujar Andri.

Terpisah,Kasat Lantas Polres Asahan,AKP Budiono Saputro SH, yang dikonfirmasi dailysatu.com, Jumat (23/10/2020) melalui Kanit Laka, Ipda Rony SH membenarkan adanya lakalantas yang menyebabkan seorang pengendara tewas.

"Memang benar,ada seorang pengendara sepedamotor tewas yang diduga korban tabrak lari. Diduga korban ditabrak lari oleh satu unit mobil yang belum diketahui identitasnya masih lidik," ujar Rony.

Rony juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Asahan,bagi pengguna jalan agar lebih waspada dalam mengatur kecepatan kendaraan ketika mengendarai sepedamotor.

"Hati-hati dalam berkendara, jangan terlalu ngebut, atur kecepatan dengan baik dan pastikan tidak ada hambatan saat mendahului kendaraan lain demi keselamatan diri sendiri dan pengendara lainnya. Kasian keluarga juga yang sedang menunggu di rumah,"sebut Rony.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini