Baskami Ginting Tinjau Proyek Terminal Kabanjahe

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Baskami Ginting meninjau prorek pembangunan Termimal Kabanjahe Type B Kabupaten Karo dan menegaskan, anggaran pengoperasian Terminal tersebut perlu ditambah.

"Kita berharap Pemprovsu  menambah anggarannya, agar terminal Kabanjahe bisa dioperasionalkan segera," ujar Baskami kepada wartawan, Minggu (11/10/2020) di Medan, usai meninjau proyek pembangunan Termimal Type B di Kabanjahe, Jumat (9/10/2020).

Baskami menyebutkan, terminal type B itu dibangun di atas lahan 6.450 meter persegi berbiaya Rp18,664 miliar, dimulai sekitar akhir Mei 2020  hingga sekarang terus berjalan, menggantikan terminal lama yang kondisinya tidak layak lagi. Progres konstruksinya sudah mencapai 70 persen dan sebelum 10 Desember 2020 (batas waktu pengerjaan), terminal itu ditarget sudah rampung.

Berdasarkan laporan dan pemantauan di lapangan, Baskami yang juga politisi PDI Perjuangan melihat masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan pembangunannya sebelum pengoperasian. Seperti  kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap pakai dan ketiadaan satuan pengamanan.

Selain itu, lanjutnya, masih kekurangan mobiler dan perlengkapan terminal lainnya. Menutupi kekurangan itu, sudah sepatutnya Pemprovsu menambah anggaran dan mempersiapkan SDM nya, agar pada saat pengoperasian terminal tidak ada kendala.

"Terminal Kabanjahe dibangun dengan mengusung konsep modern, bertujuan untuk mendukung kemajuan Tanah Karo khususnya Kabanjahe sebagai daerah tujuan wisata. Karena itu, terminal modern itu harud dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi calon penumpang yang akan berangkat atau yang tiba dari luar," ucapnya.

Disebutkan juga, Terminal Kabanjahe direncanakan  menjadi terminal tipe B modern pertama di Sumut, bahkan di Pulau Sumatera, karena desain dan konstruksinya (materialnya), dilengkapi tiketing, ruang tunggu penumpang, parkir bus, ada juga sarana untuk disabilitas,  Mushollah, ruang baca, ruang bermain anak, ruang laktasi, food court, ruang pamer kerajinan dan produk lokal.

Menurutnya, kelengkapan Terminal modern mendukung pariwisata di Karo, karena kabupaten ini menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba menjadi fokus perhatian Pemerintah Pusat. Disediakan juga tempat promosi produk UMKM, ruang khusus penjualan kerajinan tangan dan kuliner khas Karo.

"Konsep modern yang diusung terminal Kabanjahe itu sekaligus untuk mengubah mindset selama ini bahwa terminal itu kotor, kasar, keras, kumuh, tak nyaman dan sebagainnya," terang Baskami didampingu Kepala Unit Pelayanan Terpadu Pengelolaan Sarana dan Prasarana Perhubungan (UPT PSPP) Kabanjahe Dameria Tampubolon. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini