Anggaran Proyek Rehabilitasi Tanggul Kolam Limbah PKS Berangir Diduga Ditutupi, Manager : Bukan pakai APBD dan APBN itu!

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com-Terkait proyek peningkatan tanggul kolam limbah pabrik kelapa sawit (PKS) Berangir, pembangunan pagar serta pemasangan pipa keareal kebun yang dilaksanakan PT.Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Unit usaha Kebun Berangir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, terkesan ditutup-tutupi.


Diketahui Perkebunan tersebut adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan penggunaan dana terhadap sejumlah kegiatan tidak dapat disampaikan. Ironisnya, hal penggunaan besaran dana untuk pengerjaan proyek tersebut terkesan ditutup-tutupi oleh Management PKS PTPN IV kebun Berangir.


Epi Ripson Sianturi selaku Manager PKS PTPN IV Unit usaha kebun Berangir ketika dikonfirmasi terkait Kegiatan proyek pada Kamis (22/10/2020) Mengatakan Pihaknya tidak dapat menyampaikan nilai pengerjaan proyek tersebut sehubungan dengan pendanaan nya murni dari dana Perusahaan bukan Bersumber dari dana APBD maupun APBN.


"Saya sudah konsultasi ke Medan, terkait besaran dana proyek itu tidak dapat kami sampaikan. Karena, itu tidak dianggarkan dalam APBD ataupun APBN, anggarannya murni dari perusahaan PTPN IV. Karena perusahaan mendapat keutungan atau laba,"ucapnya.



Terkait pernyataan Maneger PKS PTPN IV kebun Berangir, Ketua LSM Icon RI Labuhanbatu R.Fajar Sitorus ketika diminta tanggapannya Jum'at (23/10/2020) mengatakan, "Perehaban, Penambahan bangunan Pada suatu Badan Usaha dalam peningkatan pasilitas adalah fungsi management Unit Usaha sebagai upaya  penunjang kelancaran usahanya" Terangnya.


Namun, ketika badan usaha tersebut merupakan badan usaha milik negara (BUMN) jelas dibawah naungan keuangan negara, Informasi pemanfaatan dana tidak seharusnya ditutup-tutupi atau tidak transparan guna menghindari kecurigaan penyalah gunaan keuangan pada badan usaha tersebut.


Lebih lanjut di katakannya, bahwa ketika badan usaha  BUMN tersebut menggunakan penyedia jasa/pihak ke tiga dalam melaksanakan Pengerjaan Proyek tersebut, tentunya memiliki ikatan kontrak dengan jumlah anggaran yang di tenderkan dan ketika pendanaan tidak transparan patut diduga Bahwa pihak ketiga memiliki nilai 'Plus' pada badan usaha itu sendiri," Tandasnya.


Seperti pemberitaan sebelumnya, diketahui perusahaan yang mengerjakan proyek peningkatan tanggul kolam limbah PKS Berangir, Pembangunan Pagar dan pemasangan pipa dari pabrik ke areal kebun dikerjakan perusahaan ABP.


"Proyek ini mulai dikerjakan bulan Juni dan berahir bulan Desember, perusahaan yang mengerjakan proyek ini PT.ABP. Proyek ini 3 (tiga) jenis satu paket” Ucap Butar-butar pengawas proyek tersebut dilokasi pada, kam'is (24/9/2020). (Ds/Zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini