Warga Medan Pertanyakan Bantuan Internet Pada Ketua DPRDSU

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com - Warga Kwala Berkala mempertanyakan bantuan paket internet bagi pelajar dan guru seperti yang dijanjikan. Pasalnya hingga saat ini bantuab tersebut belum juga terealisasi. 


"Pemerintah berjanji memberi bantuan paket internet bagi pelajar untuk melaksanakan kegiatan belajar dari rumah, tapi hingga kini belum jelas," ujar salah seorang warga Kwala Bekala bertanya kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara Baskami Ginting saat menggelar reses di Jalan Ternak Kelurahan Kwala Berkala Kecamatan Medan Johor, Rabu (8-13/2020).


Warga masyarakat berharap pemerintah tidak hanya sekedar janji, tapi perlu realisasi, agar anak-anak dapat belajar dengan baik dalam kondisi covid-19.


"Kami sebagai orang tua, tentu sangat senang, jika bantuan paket internet itu diberikan. Kami juga tidak ingin anak- anak kami belajar melalui jaringan internet, tapi karena kondisi saat ini terpaksa harus dilakukan," ujar bu Ginting. 


Dalam kegiatan reses tersebut, warga masyarakat juga menyoroti masalah bantuan sosial tahap pertama sepertinya tidak adil dan juga tidak tepat sasaran, karena banyak warga yang seharusnya berhak menerima, tapi tidak menerima, bahkan sebaliknya warga yang mampu umumnya menerima.  


Selain itu, dihadapan Camat Medan Johor Zul F Ahmadi, Lurah Kwala Bekala Sintong Sagala, Plh PAC PDI Perjuangan Riana, Ketua Ranting PDI P Abed Nego Sinukaban, masyarakat Kelurahan Kwala Bekala juga mengeluhkan persoalan pelayanan publik yang belum kunjung selesai, seperti pembuatan KTP di Kecamatan Medan Johor tak kunjung selesai, dengan alasan dari bulan ke bulan hanya blanko kosong.


 Sedangkan terkait masalah infrastruktur, masyarakat menyoroti pekerjaan normalisasi drainase, yang seharusnya dari jembatan dekat Jalan Quba, tapi pekerjaannya hanya sampai lokasi bangunan sebuah minimarket. 


"Kami ingin persoalan yang masih belum tuntas agar bapak dewan membantu," ungkap warga.


Menanggapi keluhan warga, Baskami Ginting minta warga tidak curiga terkait KTP belum selesai, karena kemungkinan bahan untuk pencetakan KTP masih menjadi urusan pemerintah pusat. 


Meski demikian pihaknya akan menyampaikan terkait lambannya penyelesaian pencetakan KTP, pada kesempatan kunjungan ke Mendagri.


Sementara Camat Medan Johor menjelaskan, pembuatan e-KTP di disdukcapil, di kecamatan hanya rekam data saja. Camat memastikan tidak ada pengutipan dalam pembuatan e-KTP, 


Terkait keluhan belum turunnya bantuan pemerintah terkait subsidi kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen, Baskami menyebutkan, subsidi kuota selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung akan disalurkan selama 4 bulan ke depan, terhitung mulai September-Desember 2020. 


"Pelajar akan mendapat subsidi kuota sebesar 35 GB per bulan dari Pemerintah. Kami minta para orang tua bersabar, mengingat petunjuk pelaksanannya belum diturunkan ke instansi terkait. Kami akan mempertanyakan hal itu ke Dinas Pendidikan provinsi," janji Baskami.


Demikian halnya masalah Bansos tidak merata penyalurannya, Baskami minta pihak kelurahan dan kecamatan rutin melakukan verifikasi data di masyarakat, minimal dua tahun sekali dan seterusnya mencocokkan data dimaksud dengan pihak Dinas sosial Kota Medan maupun Provinsi Sumatera Utara.


Masalah drainase yang tidak sesuai pekerjaannya, Baskami juga minta warga menyampaikan laporan pihaknya untuk nanti dipertanyakan dalam pertemuan dengan Pemko.


Kegiatan reses dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Setiap warga yang menghadiri kegiatan reses harus mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian menggunakan masker dan duduk dengan jaga jarak. 


"Cuci tangan secara rutin dengan menggunakan sabun, atau dengan menggunakan hand sanitizer, selalu jaga jarak, kenakan masker bila keluar rumah, serta hindari tempat – tempat keramaian," himbaunya.


Pada kesempatan itu Baskami menyerahkan bantuan APD (Alat Pelinsung Siri) berupa masker guna mencegah penularan covid-19 kepada kelurahan. Kemudian faceshield, hand sanitizer dan sepatu boot kepada Camat Medan Johor untuk disalurkan kepada Puskesmas se Kecamatan Medan Johor. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini