SPBU Kompak BBM 1 Harga Nias Barat Diresmikan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com-  Kepala Seksi Pengaturan Pendistribusian BBM BPH Migas Heribertus Joko Kristiadi didampingi Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, dan Pierre Janitza Wauran Manager Regional Retail Sales MOR 1 meresmikan SPBU Kompak BBM 1 Harga, Selasa (1/9/2020).

Peresmian program BBM 1 Harga SPBU Kompak 16.228.026 Desa Sisarahili, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, ini merupakan peresmian BBM 1 Harga yang ke 5 ditahun 2020 dan menjadi peresmian ke 175 sejak tahun 2017.

SPBU Kompak memiliki tempat penyimpanan BBM tangki pendam  dengan kapasitas 16 KL Premium dan 16 KL Bio Solar. Untuk mengirim BBM ke SPBU Kompak ini tidaklah mudah karena BBM dipasok dari Supply Point Terminal BBM Gunungsitoli yang berjarak ± 50 km atau 2 - 2.5 jam perjalanan darat.

Dengan diresmikan BBM 1 Harga ini, masyarakat di Kecamatan Mandrehe sangat terbantu. Diharapkan, masyarakat sekitar dan pengguna jalan bisa merasakan dampak positif bagi perekonomian mereka.

Peresmian BBM 1 Harga merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mewujudkan keadilan ketersediaan, keadilan distribusi, dan keadilan harga di bidang energi dan ini tidak hanya jargon, tapi telah dibuktikan dengan diresmikannya program BBM Satu Harga di Desa Sisarahili Kabupaten Nias Barat.

Dalam sambutanya Heribertus Joko Kristati menyampaikan, dengan diresmikannya BBM satu harga tersebut, maka masyarakat yang sebelumnya membeli BBM Premium dengan harga Rp.10.000 dan Solar dengan harga Rp 9.000 ke tingkat pengecer dengan harga tinggi, kini mereka sudah bisa membeli BBM dengan harga sama dengan yang dijual di kota-kota, yakni premium Rp6.450/liter, dan solar Rp5.150/liter.

“Untuk Tahun 2020-2024, sesuai dengan arahan Presiden bahwa Program BBM 1 Harga akan dilanjutkan dengan target sampai dengan akhir Tahun 2024 adalah terbangunnya 330 lembaga penyalur BBM 1 Harga. Untuk Tahun 2020 dilakukan pembangunan 83 lembaga penyalur BBM 1 Harga yang tersebar di 20 Provinsi, 70 Kabupaten, 83 Kecamatan". katanya.

BPH Migas, lanjut Kristati, memberikan penugasan kepada PT. Pertamina (Persero) untuk melakukan pembangunan penyalur BBM 1 Harga Tahun 2020. Provinsi Sumatera Utara dalam kurun waktu 2020-2024 ditargetkan akan dibangun sebanyak 8 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga. Kabupaten Nias Barat yang terdiri dari 8 Kecamatan mendapat alokasi pembangunan penyalur BBM 1 Harga 2020-2024 paling banyak 4 lokasi yaitu di Kecamatan Mandrehe, Mandrehe Barat, Lolofitu Moi, dan Mandrehe Utara.

"BPH Migas telah menetapkan kuota jenis BBM Tertentu (JBT) untuk Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 sebesar 170 KL (Minyak Tanah) dan 908 KL Minyak Solar dan Kuota Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Tahun 2020 sebesar 2.626 KL. Kehadiran lembaga penyalur BBM 1 Harga diharapkan memberi manfaat terhadap masyarakat khususnya di Kecamatan Mandrehe", kata Krtistati.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, menyampaikan sangat terharu BPH Migas mau datang ke kabupaten terpencil ini dan peduli dengan Kabupaten Nias Barat.

"Kami mengapresiasi BPH Migas dan Pertamina yang sudah berkoordinasi dan mengawal sampai diresmikannya BBM 1 Harga di Nias Barat. Sehingga bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan BBM dengan harga murah, atau sama harganya dengan BBM yang dijual di seluruh Indonesia", ucap Faduhusi.

Sedangkan Pierre Janitza Wauran, Manager Regional Retail Sales MOR 1 mengungkapkan bahwa PT. Pertamina merasa terhormat mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk membangun 83 Lembaga Penyalur BBM 1 harga di tahun 2020 dan kami akan berkomitmen untuk mensuplai BBM 1 Harga di wilayah 3T termasuk wilayah kepulauan yang ada di Kabupaten Nias Barat. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini