Ranperda P-APBD Gunungsitoli Harus Berdasarkan Prinsip Efisiensi dan Efektivitas

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menyampaikan pendapat akhirnya atas Ranperda P-APBD Kota Gunungsitoli TA 2020.

Pendapat akhir fraksi itu dibacakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Sa'amboro Laoli, dalam rapat paripurna DPRD bersama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Rabu (30/9/2020).

Sa'amboro menyebut, jika proses penyusunan anggaran bukan sekedar menaikan atau menurunkan nilai anggaran. P-APBD tahun anggaran berjalan, memungkinkan dilakukannya perkembangan asumsi ekonomi makro dan pendapatan daerah.

Dalam rangka perubahan inilah, secara maraton DPRD dan Pemerintah Kota Gunungsitoli membahas berbagai hal yang berkaitan dengan penambahan, pengurangan, pengalihan, bahkan penghapusan anggaran.

"Oleh karenanya, Fraksi PDI Perjuangan berpendapat setiap anggaran yang disusun harus berdasarkan prinsip efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran", kata Sa'amboro.

Jika efisiensi dilakukan dengan benar, lanjutnya, maka efektivitas harus dilakukan dengan benar pula. Sebab, efektivitas dapat dikaitkan dengan tujuan umum Pemerintah Kota Gunungsitoli, contohnya seperti pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, stabilitas, ataupun tujuan sektoral yang lebih spesifik.

"Untuk mengetahui capaian efisiensi dan efektivitas, diperlukan adanya indikator yang menggambarkan capaian kinerja pelaksanan anggaran. Namun indikator tersebut harus bisa menjelaskan penilaian kinerja yang diarahkan pada penggunaan, pemenuhan target, serta dampak yang ditimbulkan dari belanja pemerintah. Bukan tinggi rendahnya tingkat penyerapan angaran", ujar Sa'amboro. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini