Pendataan Tahap ll Pelaku UMKM di Gunungsitoli Digelar

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, kembali mengumpulkan data pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kamis (3/9/3020).

Pendataan yang berlangsung di halaman belakang Pasar Gomo tersebut dihadiri puluhan pelaku UMKM dari enam Kecamatan Se-Kota Gunungsitoli.

Bukan tanpa sebab, pengumpulan data itu bertujuan untuk penyaluran bantuan produktif sebesar 2,4 Juta terhadap pelaku UMKM di Kota Gunungsitoli yang terdampak pandemi Covid-19.

Kepada wartawan, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli, Yurisman Telaumbanua, mengatakan bahwa sesuai Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM Nomor 6 Tahun 2020, kriteria penerima bantuan dibagi menjadi lima.

Adapun ke lima kriteria tersebut, diantaranya.
1. Berkewarganegaraan Indonesia (WNI).
2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).
3. Mempunyai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bermodalkan 50 Juta ke Bawah.
4. Bukan ASN/PNS
5. Tidak sedang mempunyai tunggakan/kredit di Bank, seperti KUR.

"Setelah mengumpulkan data pelaku UMKM, kami mengirimkannya ke Kementerian Koperasi dan UMKM.
Sedangkan untuk validasi dan verifikasi dilakukan OJK bersama BPKP", ujar Yurisman.

Yurisman menerangkan, setelah tahap validasi dan verifikasi dilakukan maka proses selanjutnya adalah penyaluran dilaksanakan oleh perbankan yang ditunjuk pemerintah pusat, misalnya PT. Bank BRI.

"Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli hanya mengumpulkan data. Untuk penyaluran bantuan, dilakukan melalui nomor rekening masing-masing pelaku UMKM", kata Yurisman.

Ditambahkan Yurisman, jika tidak ada pembatasan kuota penerima bantuan tersebut di Kota Gunungsitoli. Meski demikian, calon penerima harus melewati tahapan validasi dan verivikasi yang dilakukan OJK dan BPKP.

"Tidak ada batas jumlah penerima, kalau bisa sebanyak-banyaknya. Kami menghimbau agar pelaku UMKM di yang terdampak Covid-19 segera mendaftar ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli", tandas Yurisman. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini