Pelaku Curanmor di Jalan Garu II Diringkus Polisi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Unit Reskrim Polsek Patumbak, mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) pada Jumat, 28 Agustus 2020 sekira pukul 09.00 WIB.

Pelaku Hery Febriansyah (34) Jalan Perbatasan Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas ini Jalan Garu II-A Gang Sakura Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas tepatnya di depan Optik.

Sedangkan yang menjadi korban adalah Kurniawan Ginting (30) penduduk Jalan Garu II-A Gang Sakura Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas.

"Dari pelaku diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy BK 4197 AIA warna coklat hitam," kata Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SIK MH, Senin (17/9/2020) siang.

Dijelaskanya, pada hari Jumat, 28 Agustus 2020 sekira pukul 09.00 WIB, korban Kurniawan Ginting hendak berangkat kerja dan sedang memanaskan sepeda motornya di teras rumahnya tepatnya di depan Optik.

Kemudian korban masuk ke dalam rumah untuk memakai sepatu dan pada saat itu korban melihat pelaku melintasi rumah korban dengan berjalan kaki.

Kemudian pelaku secara diam-diam masuk ke dalam teras rumah dan langsung mencuri sepeda motor korban yang sedang dipanaskan.

"Melihat itu, korban pun berteriak maling. Mendengar teriakan itu pelaku langsung tancap gas dan teriakan korban didengar oleh tetangga korban sehingga ikut mengejar pelaku dengan menaiki sepeda motor," sebut Arfin Fachreza.

Pada saat kejadian, Tekab Polsek Patumbak dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Philip Purba MH dan Panit Reskrim Ipda Darman Lumban Raja SH sedang melaksanakan patroli di daerah rawan 3C seputaran Jalan Sisingamangaraja.

Melihat pelaku keluar dari Jalan Garu II-A dikejar oleh korban sambil berteriak maling sambil menunjuk ke arah pelaku. Lalu Tekab langsung ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku ke arah Amplas.

"Saat berada di dekat persimpangan Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Tritura tepat di dekat lampu merah di depan Loket Bus PMH pelaku berhasil dihentikan. Saat diinterogasi di Pos Satpam Indogrosir, pelaku mengakui perbuatannya," jelasnya.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diboyong ke komando untuk proses penyidikan selanjutnya.

"Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-5e KUHPdiana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkas Arfin. (Wandi)
Share:
Komentar

Berita Terkini