Kebijakan Lockdown Kepulauan Nias Tidak Bijaksana

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo


dailysatu.com - Wakil Ketua Pemuda LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat) Provinsi Sumatera Utara, Fanotona Waruwu menegaskan, rencana lockdown (isolasi daerah) digaungkan Gubsu Edy Rahmayadi merupakan kebijakan yang sangat tidak bijaksana. 


Kebijakan tersebut jika tetap ngotot diberlakukan Gubsu, diyakini akan membuat masyarakat di Kepulauan Nias akan semakin menderita dan terisolasi.


"Untuk itu kita sangat menyayangkan pernyataan gubernur, apalagi jika nantinya beliau (Gubsu) tetap ngotot menjalankannya. Kita minta gubernur jangan asal bicara dan membuat rakyat Nias menderita nantinya," kata Fanotona Waruru menjawab wartawan di Medan, Selasa (22/9/2020).


Fanotona menyatakan, sebaiknya Gubsu memberlakukan Rapid Test dan Swab gratis bagi masyarakat Kepulauan Nias yang akan masuk dan keluar dari daerah tersebut. 


"Gunakanlah dana Covid yang ditampung APBD jumlahnya sangat besar itu. Sebab, rapid test dan swab tersebut merupakan salah satu langkah yang tepat dalam membendung  penyebaran covid-19 di Kepulauan Nias," ujar Koordinator lembaga de Empatbelas Kepulauan Nias ini.


"Sebab setiap warga Nias yang masuk dan keluar, begitu juga para pengemudi transportasi akan mudah dipantau di jalur masuk melalui darat, laut dan udara,"imbuhnya.


Untuk itu, Anggota DPRD Sumut periodesasi 2014-2019 dari Fraksi Hanura ini meminta gubernur  agar bijaksanalah dalam memimpin Sumut.


Fanotona juga meyakini jika Gubsu serius menjalankan kebijakan Lockdown, maka diyakini masyarakat lima kabupaten/kita di Kepulauan Nias akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok dan hidup sehari-harinya.


"Sebab pasokan kebutuhan pangan, seperti sayuran, ikan, gula dan hingg beras umumnya dipasok dari daerah di luar Nias melalui laut dan udara," tandasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini