Frustasi Gagal Nikah, Warga Labuhan Diduga Gantung Diri Dirumah Calon Mertua

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Diduga frustasi akibat gagal nikah, seorang wanita bernama Intan Permata Sari Boru Purba, nekat mengakhiri hidupnya diduga dengan gantung diri. 

Wanita yang bertempat tinggal Jalan Lorong Sekolah Lingkungan I Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, diduga melakukan gantung diri, Minggu (27/9/2020) sore sekira pukul 17.00 wib, di rumah orang tua calon suaminya di Jalan Bunga Turi I Gang Eka Lingkungan I, Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan. 

Informasi yang dihimpun, Senin (28/9/2020) menyebutkan, penemuan korban berusia 24 tahun ini yang diduga gantung diri. Pertama kali ditemukan oleh Tania Florens Boru Sagala (22) warga Jalan Jamin Ginting Gang Sibayak, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Dirinya hendak mengajak korban untuk makan, lantaran calon suaminya bernama Roy Putra Aditanta Sembiring (23) warga Jalan Bunga Turi I Gang Eka Lingkungan I Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan mengatakan, bahwasannya korban sudah 2 hari tidak makan. 

Mendengar perkataan itu, Tania menuju kamar dan membuka pintu. Saat itu, Tania tidak ada melihat korban di tempat tidur dan melihat dibalik pintu juga tidak ada. Curiga, Tania melihat kedinding jendela dan ada kaki dan mendekatikanya. Seketika korban menjerit melihat korban sudah tewas gantung diri di jerjak jendela. 

Tania langsung membangunkan calon ibu mertua korban Siti Halimah Beru Tarigan, yang saat itu tidur di ruang tamu. Kemudian Siti Halimah memanggil anaknya yang saat iti duduk didepan rumah bersama temannya memberitahukan. Bahwasanya korban gantung diri kamar. Roy bersama temannya langsung membukan kain panjang warna coklat motif bung, dari leher korban dan tubuh korban dibawa turun diletakan di tempat tidur. Oleh warga memberitahukan kepada Kepala Lingkungan (Kepling) dan diteruskan ke pihak Kepolisian Sektor Deli Tua. 

Selang 1 jam tim Inafis dari Polrestabes Medan datang ke lokasi melakukan olah tkp. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. 

Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahap SH melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik SH MH, ketika di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. 

" Ya benar. Korban meninggl dunia diduga karena gantung diri dan di tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan," ujar Iptu Martua Manik SH MH. 

Untuk saat ini jelas Martua, motif diduga gantung diri korban merasa kecewa. Dalam keadaan hamil 4 Minggu, ada menemui hambatan saat pènguŕusan adm peŕnikàhàn dimànà KK tidak adà sementara harus mènguŕus N1 dàn N2. 

"Diduga korban mengambil jalan pintas dan nekat melakukan itu," sebutnya.

Jenazah korban saat ini sudah berada di Rumah Saki Bhayangkara Medan, dan akan dilakukan autopsi.

"Rencanya hari ini akan dilakukan autopsi, untuk mengetahui penyebab kematian korban," pungkas Martua.(ds/Wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini