Dua Kaki Perampok Spesialis Dalam Angkot Di Dor Tekab Patumbak

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Itulah yang harus di tanggung 2 orang pria ini. Sebagai pelaku kejahatan, harus menerima akibatnya.

Kedua pria ini di tetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian Sektor Patumbak, lantaran melakukan perampokan terhadap korbannya seorang siswa yang masih berumur 15 tahun, bernama Hamzah Lubis warga Jalan Elang Kecamatan Muora Dua, Kabupaten Pidie, Provinsi Nanggaroe Aceh Darussalam.

Para tersangka yakni, Jona Nasution (22) Jalan Tritura, Kecamatan Medan Johor dan Van Basten (32) warga Jalan Bajak IV Gang Makmur Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.

Aksi kejahatan yang dilakukan kedua tersangka, terjadi pada Minggu 23 Agustus 2020,  sekira pukul 10.00 wib, yang lalu di Jalan Sisingamaraja Medan. Saat itu korban sedang menunggu bus jurusan Padang Sidempuan di depan loket KUPJ. Lantas tersangka menanyakan tujuan korban. Kemuduan korban menjawab mau ke Padang Sidempuan.

Dua orang tersangka atas nama Jona Nasution dan Van Basten, menyetop angkot 07, untuk korban menuju loket bus tujuan Padang Sidempuan.

" Korban lantas naik angkot yang di stop kedua tersangka dan diikuti Jona dan Ucok (dpo), juga ikut naik," ujar Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SIK MH.

Sementara, kata Kapolsek, salah seorang teman kedua tersangka bernama Van Basten, mengikuti naik sepeda motor honda revo dari belakang angkot. Korban curiga dengan keduanya dan menyuruh angkot untuk berhenti dan hendak pindah kedepan.

Saat korban hendak turun, keduanya langsung melakukan aksinya dengan memiting korban dan mengambil handphone dari kantong celana korban. Korban melawan dan tetap mempertahankan harta bendanya, dan korban berteriak minta tolong. Di depan kantor Koramil Kecamatan Medan Amplas, supir angkot memberhentikan angkotnya, dna spontan teriakan korban didengar warga sekitar.

Warga langsung berhamburan memberikan pertolongan dan mengejar terhadap para tersangka.

" Disaat yang bersamaan petugas kita yang dipimpin Kanit Resrkim, yang sedang mobile ikut melakukan pengejaran dan berhasil meringkus Jona Nasution," jelas Arfin Fachreza.

Ketika diintogerasi, Jona mengakui perbuatannya bersama kedua temannya Ucok dan Van Basten. Polisi terus melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Van Basten di loket Bus KBT, Jalan Sisingamaraja berikut sepeda motor yang digunakan tersebut. Dari keterangan Van Basten, dirinya sudah melakukan aksinya sebanyak 2 kali di Jalan Sisingamaraja.

Tak sampai disitu, Unit Reskrim Patumbak terus melakukan pengembangan dengan mencari Ucok Manalu di rumahnya. Namun, ketika dalam perjalanan kedua tersangka Jona dan Van, mencoba melarikan diri dengan merusak borgol petugas.

" Disitu kedua tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kakinya, dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan, untuk mendapatkan perobatan" ungkap Arfin.


Selanjutnya kedua tersangka di boyong ke Mapolsek Patumbak, untuk proses lebih lanjut.

" Imbas perbuatannya kedua tersangka di kenakan pasal 365 ayat (2) ke 1e dan 2e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tandasnya.(Wandi)
Share:
Komentar

Berita Terkini