Dinilai 'Bandel', Dinas ESDM akan Rekomendasikan Cabut Izin Galian C Milik CV Sultan Samudra

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo
Galian C Ilustrasi


dailysatu.com-Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara bakal mengirimkan surat rekomendasi kepada Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sumut untuk mencabut izin galian C milik CV Sultan Samudra.

Rekomendasi tersebut lantaran CV Sultan Samudra selaku pemilik tambang Tanah Urung milik  yang ada di Desa I Kecamatan Tinggiraja Kabupaten Asahan dinilai lalai dalam menjalankan operasional pertambangan galian C, sehingga berakibat timbulnya korban jiwa.

"Ya, segera akan kita rekomendasikan ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sumut untuk mencabut izin galian C milik CV Sultan Samudra yang tidak menerapkan SOP pertambangan dengan baik dengan melakukan reklamasi atau menimbun lubang bekas galian.Akibatnya timbulkan korban jiwa,"kata Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Wilayah IV Labuhan Batu, Sariguna Simanjuntak,ST.,MT kepada wartawan, Senin (14/9) melalui saluran aplikasi WhatApps.

Dengan tidak melakukan reklamasi di lokasi galian C, pemilik tambang  sudah sangat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar dan tidak melaksanakan semua perintah dan aturan yang berlaku.

"Secara tegas saya sampaikan Jika pihak CV.Sultan Samudra tidak juga melakukan penutupan void (lubang) di areal Galian C mereka. Maka, kami akan segera melayangkan surat rekomendasi untuk segera mencabut atau membekukan semua izin mereka. Karena usaha tambang mereka sudah sangat membahayakan keselamatan warga sekitar dan tidak sesuai SOP dalam melakukan aktivitasnya," sebutnya.

Dikatakannya,setelah Tim Inspektur Pengawas Tambang turun ke lokasi dan memeriksa semua kelengkapan izin serta berkas dokumen mereka semuanya lengkap. Namun,saat  tim melihat lokasi galian mereka, tim banyak menemukan lubang lubang yang dalam bekas galian yang tidak mereka timbun.

Setelah kami,sarankan agar dilakukan penutupan void (lubang). Namun,mereka hingga hari ini tidak mengindahkan teguran yang kami sampaikan.

"Bandal memang pihak CV Sultan Samudra itu. Sudah kami sarankan agar dilakukan reklamai. Namun mereka tidak mengindahkan saran dan teguran kami. Akibatnya,ada korban jiwa yang teas dilubang bekas galian mereka," kesalnya.

Terpisah, Seketaris Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Kabupaten Asahan, Adi Chandra Pranata mengapresiasi sikap pihak Dinas ESDM Provinsi Sumut Cabang  Wilayah IV Labuhan Batu yang akan merekomendasikan pencabutan atau membekukan izin Galian C CV Sultan Samudra.

"Kami sangat mengapresiasi sikap pihak Cabdis ESDM yang akan mengusulkan pencabutan dan pembekukan izin pengusaha tambang Galian C yang  ada di Tinggiraja. Karena,selain pengusahanya dinilai lalai dalam menjalankan SOPnya. Mereka juga sudah membuat korban anak anak yang tewas yang mandi mandi dikolam bekas galian," tutupnya .(Hendri)

Share:
Komentar

Berita Terkini