Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Pengerjaan Proyek Antisipasi Banjir Rob Mendapat Potes Warga

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Pekerjaan proyek pembangunan penanggulangan banjir rob di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan  Medan Labuhan menuai protes. 

Selain proyek dididuga dikerjakan asal jadi, dan proyek antisipasi banjir rob tersebut belum dapat memberikan jaminan kawasan pemukiman nelayan tersebut terbebas dari banjir rob.

Hal ini dikemukakaan Ganda Putra Simbolon tokoh pemuda Medan Labuhan kepada wartawan, Kamis (23/9/2020) setelah sebelumnya turun melihat kondisi proyek yang sedang berlangsung pengerjaannya.

Dikatakan Ganda, proyek antisipasi  pengedaluan banjir rob terkesan tertutup. Pengawasan dari pihak pemerintah juga tidak terlihat di lokasi pembangunan, sehingga pengerjaan proyek diduga tidak sesuai bestek.

Ini dapat terlihat, kata Ganda, sejumlah tiang penyanggah yang dicor tidak sama bentuknya, bahwan sambungan  batu cor juga tidak rata, sehingga dikhawatirkan jika dioperasikan kelak bangunan itu terancam runtuh. 

Selain itu, kawasan proyek terlihat kumuh, karena tanah yang dikeruk untuk menimbun tanggul menggunakan tanah yang bercampur dengan limbah plastik.

Terpisah, Ernawati (40) warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi proyek mengatakan, beberapa hari lalu warga Perumahan Nelayan Indah sempat melakukan aksi protes terhadap pengerjaan proyek antisipasi banjir, karena proyek tersebut tidak menyentuh sekeliling perumahan. 

"Jika proyek antisipasi  banjir rob dikerjaan tidak menyeluruh, sama saja air laut akan masuk ke kawasan perumahan ini," ujar istri nelayan tersebut yang telah 15 tahun bermukim di lokadi tersebut dan kerap menjadi langganan banjir rob.

Lurah Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Budiman Pane yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil ditemui. 

Sementara sumber di kantor lurah, menyebutkan proyek pembangunan penanggulangan banjir rob tersebut merupakan proyek Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.

Diminta agar Plt Walikota Medan dan BPK segera melakukan audit pada pekerjaan proyek penanggulangan banjir Rob tersebut, karena diduga saat proyek tersebut mulai dikerjakan, pengawas yang ditugaskan mengawasi pekerjaan proyek tersebut tak berada di tempat atau juga diduga sudah kerjasama dengan pelaksana proyek.(HR)

Share:
Komentar

Berita Terkini