Alamak....Niat Ngambil Motor Curian Pria Ini Nyaris Tewas Dibacok OTK

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Alamak niat ingin menebus motor  yang dijual para pencuri, Riduan Hutasoit (32) Warga Jalan Jermal Raya Ling 7, Kel. Seimati Kec.Medan Labuhan  menjadi korban pembacokan sekelompok pemuda, Senin (31/8/2020) sekira pukul 23.45 Wib

Pembacokan tersebut terjadi dibelakang Kantor Lurah Pekan Labuhan Jalan KL Yossudarso , Kecamatan Medan Labuhan.

Akibat pembacokan itu, warga Sei Mati ini harus mendapat perawatan  di RSU Mitra Medika Jalan KL Yos Sudarso KM 8 Tanjung Mulia Medan Deli.

Keterangan yang diperoleh, korban awalnya mememani temannya Rio Simanjuntak ingin mengambil sepeda motor yang telah digadaikan oleh pelaku yang mencuri sepeda motor tersebut.

"Malam itu, kami berniat mengambil sepeda motor yang dicuri dan digadaikan di Pekan Labuhan. Ternyata, malam itu kami diserang dan saya langsung dibacok," kata Riduan Hutasoit di rumah sakit.

Pembacokan itu, katanya, dilakukan seorang pria yang ia duga sebagai bandar sabu. Sebelum peristiwa itu terjadi, temannya Rio Simanjutak kehilangan sepeda motor. Diketahui pelakunya adalah tetangganya, Agus dan Ramzy.

Mereka pun menangkap kedua maling sepeda motor itu, setelah diintrogasi sepeda motor yang dicuri digadai di Pekan Labuhan. Malam itu juga, mereka menyerahkan kedua maling itu ke Mapolsek Medan Labuhan.

"Dua maling itu sudah diamankan di polsek, malam itu kami mau ambil sepeda motor, rupanya kami diserang. Saya pun kena bacok malam itu," pungkas Riduan Hutasoit.

Harapan pria ini, pelaku yang diketahuinya adalah bandar sabu agar segera ditangkap. Sebab, kedua pelaku yang mencuri sepeda motor tersebut telah diamankan polisi.

"Saya mau pelaku yang bacok saya segera ditangkap. Karena dia adalah penadah sepeda motor yang mencuri sepeda motor teman saya," ungkap Riduan.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari SH dikomfirmasi mengatakan, kasus pencurian sepeda motor sudah mereka tangani. Hanya saja, kasus pembacokan itu belum dilaporkan oleh korban

"Sampai saat ini, belum ada korban atau keluarganya yang buat laporan. Kalau ada yang melapor, akan segera kita tindaklanjuti. Makanya, kita minta segera melapor, bukan kita tidak menindaklanjuti kasus itu," tegas Edy Safari.(HR)
Share:
Komentar

Berita Terkini