8 Jawaban Pjs. Walikota Gunungsitoli Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Pjs. Walikota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis M.Si, menyampaikan delapan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD tentang Ranperda P-APBD Kota Gunungsitoli TA 2020.

Ke delapan jawaban itu dibacakan Abdul dihadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli dalam rapat paripurna, Rabu (30/9/2020).

Adapun ke delapan jawab tersebut, yakni:

1. Pemerintah Kota Gunungsitoli sependapat dengan pemandangan umum fraksi DPRD terkait optimalisasi sumber-sumber sebagai komponen pendapatan daerah yang harus ditingkatkan. Perlu disampaikan, kebijakan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber tetap diimplementasikan untuk mencapai target yang ditetapkan. Secara khusus, dalam masa pandemi Covid-19 Tahun 2020 ini Pemerintah Kota Gunungsitoli mengambil kebijakan relaksasi terhadap beberapa jenis PAD dengan realistis berupa pembebasan pajak hotel, restoran, serta pengurangan retribusi pasar.

2. Terkait pemandangan umum fraksi DPRD tentang penanganan Covid-19 di Kota Gunungsitoli, perlu disampaikan beberapa hal sebagai berikut:


A. Kegiatan penanganan Covid-19 meliputi tiga bidang utama yaitu kesehatan, sosial, dan ekonomi.

B. Pengalokasian anggaran pada ketiga bidang penanganan Covid-19 tersebut, meliputi belanja tidak terduga, belanja hibah pada belanja tidak langsung, dan mengkonversi sebagian kegiatan perangkat daerah dalam APBD induk sebagai bagian dari penanganan Covid-19 di Kota Gunungsitoli.

C. Kegiatan penanganan Covid-19 yang dialokasikan dalam APBD, secara periodik Pemerintah Kota Gunungsitoli telah melaporkan realisasi dan progres kegiatan kepada Gubernur Sumatera Utara, BPK, Mendagri, serta Menkeu, dan lembaga lainnya.

3. Pemerintah Kota Gunungsitoli menyampaikan terimakasih atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap pemanfaatan alokasi dana insentif daerah yang diterima berdasarkan Permenkeu Nomor 114/pmk.07/2020. Dana insentif daerah sebesar Rp.14.065.588.000 telah dialokasikan pada kegiatan-kegiatan strategis di bidang pemulihan ekonomi, penanganan kesehatan, bantuan sosial. Untuk rencana pembangunan rumah isolasi, Pemerintah Kota Gunungsitoli sependapat agar dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pembangunan dilakukan.

4. Pemerintah Kota Gunungsitoli sependapat bahwa silpa dalam P-APBD Kota Gunungsitoli TA 2020 disesuaikan dalam Ranperda tentang P-APBD TA 2020 yang disertai dengan perubahan sumber pendanaan kegiatan.

5. Pemandangan umum fraksi DPRD tentang perhatian pemerintah kota Gunungsitoli terhadap penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi covid 19 yang memberatkan masyarakat dapat dipahami. Pemerintah Kota Gunungsitoli sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak agar proses belajar mengajar daring dan luring dapat berjalan dengan baik. Patut disyukuri, bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan paket internet bagi siswa siswi dan guru.

6. Pemerintah Kota Gunungsitoli sependapat dengan pemandangan umum fraksi DPRD yang mengatakan agar pelaksanaan kegiatan fisik dalam P-APBD TA 2020 dilaksanakan sesuai sisa waktu yang relatif singkat. Pemerintah Kota Gunungsitoli akan menyiapkan langkah-langkah percepatan pelaksanaan kegiatan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan serta disesuaikan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku.

7. Saran fraksi DPRD untuk memberikan perhatian kepada peningkatan insentif petugas kebersihan akan menjadi perhatian bersama, tentu dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Perlu diketahui, bahwa dalam APBD induk TA 2020 Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menyediakan anggaran untuk biaya pemeriksaan ataupun pengobatan petugas tenaga kebersihan.

8. Pemerintah Kota Gunungsitoli sependapat dengan pemandangan faksi DPRD yang mengatakan diperlukan pembenahan kandang dan pengadaan bibit ternak babi di Kecamatan Gunungsitoli Utara. Namun demikian, Pemerintah Kota Gunungsitoli akan mengkoordinasikannya ke Dinas teknis ditingkat provinsi dan pusat mengingat Kota Gunungsitoli baru saja dilanda wabah African Swine Fever. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini