Terkait Pemberitaan & Postingan Di Medsos, Pengusaha Bengkel di Siborongborong Merasa Dirugikan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Abdul Juara Napitupulu
dailysatu.com - Abdul Juara Napitupulu, warga Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Pasar Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), seorang pengusaha bengkel Ivan Motor di Siborongborong, merasa dirugikan atas pemberitaan dan beberapa postingan di media sosial oleh salah satu oknum wartawan media online berinisial FH.

Hal tersebut dikatakan oleh Abdul Juara Napitupulu, kepada dailysatu.com, Kamis (20/08/2020), terkait pemberitaan salah satu media online, tentang dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaporkan isterinya, DS, ke Polres Taput.

Disebutkan Abdul Juara Napitupulu, akibat dari pemberitaan dan sejumlah postingan tersebut, telah mempermalukan dan mencemarkan nama baik keluarganya.

Dirinya mengaku tidak pernah dikonfirmasi oleh wartawan FH tentang gugatan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Tarutung, namun di media online itu ditulis gugatan cerainya ditolak oleh Hakim PN Tarutung.

"Sampai saat ini saya belum menerima putusan PN Tarutung dan prosesnya (gugatan cerai) masih terus berlangsung. Apa dasarnya si wartawan itu menyebut gugatan saya ditolak Hakim," ujar Abdul Juara Napitupulu.

Dilanjutkannya, Ia sudah mendatangi Polres Taput untuk memberikan laporan dan klarifikasi terkait pemberitaan dan postingan FH yang telah menghina dan mencemarkan nama baik dirinya dan keluarganya.

Ia mengatakan telah dipanggil Polres Taput untuk mempertanyakan postingan FH di medsos. Dirinya juga akan melaporkan wartawan dan media tersebut terkait UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik ke Dewan Pers, karena tidak pernah konfirmasi langsung ke dirinya.

Abdul Juara Napitupulu menyesalkan sikap oknum wartawan, karena sidang perceraian itu adalah sidang tertutup dan proses hukum masih terus dilanjutkan.

"Oknum wartawan itu terlalu jauh mencampuri urusan rumah tangga dan usaha saya. Bahkan sampai menghina keluarga dan orang tua saya yang sudah almarhum. Bagi saya ini adalah pencemaran nama baik saya," imbuhnya.

Terkait laporan isterinya, DS, ke Polres Taput, karena dituduh menelantarkan dan tidak menafkahi keluarga, Abdul Juara Napitupulu membenarkannya dan mengaku sudah diperiksa. Namun sampai saat ini prosesnya masih ditangani oleh unit PPA Polres Taput. (ds/BS)
Share:
Komentar

Berita Terkini