Pembangunan Huntap Tahap III Siosar Diduga Dikerjakan 'Asal Jadi'

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

 

dailysatu.com
Pembangunan Rumah Hunian Tetap (Huntap) tahap III yang terletak di Siosar, Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo dinilai 'asal jadi'."


Amatan dailysatu.com, Sabtu 22 Agustus 2020, pembangunan Rumah Huntap III Siosar di atas lahan 70 hektare (ha) tersebut dinilai tidak layak huni.

Pasalnya, saat dailysatu.com melakukan peninjauan langsung tampak bangunan dengan ukuran 6m×6m hanya berlantai semen kasar.

Mirisnya lagi, rumah Huntap III Siosar tanpa memiliki kamar tidur dan dapur dan hanya dengan satu kamar mandi.

Belum lagi, atap rumah hanya berasbeskan tepas yang sudah mulai bocor.Dan dinding ruangan pun belum diplaster.



"Padahal seharusnya setiap petak rumah harus mempunyai satu kamar tidur dan satu kamar mandi.Tapi fakta di lapangan berdasarkan hasil peninjauan kami langsung pembangunannya masih belum layak huni," sesal Ketua Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Karo, Brama Ginting disela-sela peninjauan langsung lokasi Huntap III Siosar tersebut.

Melihat kondisi itu, Brama menyebutkan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp.161,7 Miliar untuk pembangunan rumah Huntap III Siosar terindikasi banyak 'disunat'.

"Kayak tak pakai hati yang membangun rumah ini, macam bukan untuk manusia bangunan ini,"sesalnya mengakhiri.

Diketahui pembangunan Rumah Huntap III Siosar dibangun sejumlah 892 petak di atas lahan 70 hektar itu diperuntukkan kepada 1.038 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari Desa Sigarang-garang, Sukanalu, Mardingding dan Dusun Lau Kawar.

Dimana anggarannya berasal dari hibah rehabilitasi dan rekonstruksi tahun anggaran 2018 dan pengerjaannya dilakukan oleh (ds/tim).
Share:
Komentar

Berita Terkini