Kapolres Nias Pimpin Sosialisasi Perwal Nomor 30 Tahun 2020

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Kapolres Nias, Sumatera Utara, AKBP Wawan Iriawan S.IK, memimpin sosialisasi Peraturan Walikota (Perwal) Gunungsitoli Nomor 30 Tahun 2020 tentang pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman dari Covid-19, Selasa (25/8/2020).

Dengan berjalan kaki dan mengendarai roda empat, tim gabungan Polres Nias, Kodim 0213-Nias, Dinas Perhubungan, serta Satpol-PP mensosialisasikan Perwal yang mengwajibkan masyarakat Kota Gunungsitoli mematuhi protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Satu persatu pengendara sepeda motor, mobil, bahkan pejalan kaki yang tidak memakai masker disepanjang Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli diberhentikan petugas. Mereka dihimbau mematuhi protokol kesehatan.

Bukan hanya itu, petugas juga mendatangi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan di dalam restourant, cafe, serta fasilitas umum. Disana petugas mengingatkan agar masyarakat memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak

Kepada wartawan, Kapolres Nias mengatakan bahwa sosialisasi Perwal Nomor 30 Tahun 2020 sebagai bentuk upaya Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

"Sosialisasi merupakan tindakan pencegahan, karena jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 semakin hari semakin bertambah. Kiranya upaya pencegahan dapat memutus mata rantai penularan ditengah masyarakat", ujar Kapolres.

Rencananya, lanjut Kapolres, Minggu depan sanksi terhadap masyarakat yang melanggar Perwal Nomor 30 Tahun 2020 mulai diterapkan. Sanksi bisa berbentuk lisan, tulisan, dan denda uang tunai. Penerapan sanksi bertujuan untuk memberikan efek jerah",  kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, jika selain mensosialisasikan Perwal, pihaknya juga membagikan masker secara gratis kepada pengendara dan masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker.

"Kami berharap, masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan. Semoga ke depan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli dapat berkurang", tandas Kapolres. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini