Gunungsitoli Jadi Zona Merah Penyebaran Covid-19

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Meski hingga kini belum ada penetapan status dari Pemerintah Pusat, namun diperkirakan Kota Gunungsitoli menjadi Zona merah penularan dan penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua, usai memimpin rapat Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli bersama Forkompinda, Selasa (25/8/2020).

Menurut Walikota, dengan semakin meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif Covid-19, maka tidak menutup kemungkinan menjadikan Kota Gunungsitoli zona merah.

"Sampai hari ini, sudah ada 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli. Mereka sedang menjalani isolasi dan perawatan medis. Kondisi ini bisa menjadikan Kota Gunungsitoli Zona Merah", kata Walikota.

Untuk mencegah semakin bertambahnya jumlah tersebut, pemerintah daerah mulai menerapkan Perwal Nomor 30 Tahun 2020 tentang Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman dari Covid-19.

Diterangkan Walikota, Perwal mengatur sanksi sosial bahkan denda uang tunai terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya di luar rumah.

"Kami sudah sepakat memberlakukan Perwal 30 Tahun 2020. Jadi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan seperti tidak memakai masker diberikan sanski denda Rp. 50.000 s/d Rp. 100.000", ujar Walikota.

Walikota menegaskan, begitupun dengan restourant, hotel, cafe, tempat wisata, dan toko-toko diwajibkan menyediakan sarana penunjang protokol kesehatan.

"Pemiliknya harus menyediakan tempat pencuci tangan. Bukan hanya itu, pelayan di restourant maupun rumah makan juga wajib menggunakan masker. Jika tidak dipatuhi, Pemerintah Kota Gunungsitoli akan mencabut izin usahanya", tegas Walikota. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini