Diduga Stres Digugat Cerai Istri, Diki Gantung Diri

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Diduga stres karena bercerai dengan istrinya, Diki Febrianto (28) warga Jalan Merpati Gang Keluarga, Lingkungan V Kelurahan Karang Anyer Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan,nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan lehernya ke atas kayu galangan jendela kamar pribadi rumah orangtuanya dengan seutas tali nilon,Senin (17/8/2020) sekira pukul 09:30 WIB.

Akibatnya,pria yang baru dua tahun menikah itu tewas ditempat dengan lidah menjulur dan dari kemaluannya keluar sperma.

Informasi yang diperoleh dailysatu.com dirumah korban menyebutkan,pagi itu ibu korban Sukasih (57) ingin memasak nasi dengan rice cooker dengan mengecokan cokan listrik nasinya dari dalam kamar pribadi korban.

Namun,setelah di ketuk ketuk dari luar kamar pria yang baru saja bercerai dengan Istrinya Diana (26),tidak juga mau membuka pintu kamarnya dari dalam.

Melihat tingkah anaknya yang tidak seperti biasanya tak mau membuka pintu kamarnya, membuat kecurigaan dan kecemasan pada Ibu korban. Pasalnya,karena sudah berulang kali dipanggil dan digedor kamarnya tidak ada jawaban dari korban.

Karena cemas dengan aksi anaknya itu,lalu Sukasih memanggil dan mengadukan tingkah anaknya yang tak mau keluar kamar itu kepada suaminya Nizam (57). Oleh ayah korban,lalu berinisiatif untuk mendobrak pintuk kamar korban.

Setelah didobrak pintu kamarnya,kedua orang tua itu tercengang dan terkejut melihat kondisi anaknya yang sudah tewas kaku diatas galangan kayu rumahnya dengan seutas tali nilon yang diikat diatas jendela

Terkejut dengan aksi nekat anaknya itu,ibu korban lalu menjerit histeris dan mengundang perhatian warga dan tetangga sekitar yang langsung berdatangan kerumahnya.

Setelah warga berdatangan kerumah korban,lalu oleh keluarga mayat anak ke 2 dari 4 bersaudara ini langsung diturunkan dari tali yang menggantungkan lehernya itu.

Terpisah,Kanit Polsek Kota Kisaran IPDA H.Erwin Syahrizal SH yang dikonfirmasi dailysatu.com, Senin (17/8/2020) dirumah korban, membenarkan adanya seorang pria yang melakukan aksi bunuh diri dengan cara menggatungkan lehernya dengan tali nilon diatas galangan kayu jendela kamar rumahnya sendiri.

"Korban murni bunuh diri. Namun,karena keluarga nya tidak mau diautopsi ke RSU. Makanya keluarga korban kami suruh buat keterangan di atas materai," ujar Erwin Syahrizal dengan singkat.(Hen)
Share:
Komentar

Berita Terkini