Diduga Pungli, Beberapa Orang Diamankan Polres Labuhanbatu

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Diduga melakukan pengutipan liar (Pungli) di Jalan H. Adamalik Bay Pass Kelurahan Labusona, Kecamatan Rantau selatan, Kabupaten Labuhanbatu, salah satu warga berinial F.S, (37) warga Gang Cinta Damai Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Rantau selatan, kabupaten Labuhanbatu, Sumut diduga melakukan pungli diamankan Polres Labuhanbatu, Minggu (02/08/20) sekira pukul 09:45 wib.

FS, melakukan aksinya dengan modus berpura pura menjual bendera merah putih, selanjutnya meminta uang dengan cara memaksa kepada pengendara mini bus, maupun truk yang melintas dari arah Medan dan dari arah Pekan baru.

Kasad Reskrim Polres Labuhanbatu saat dihubungi lewat telpon terkait warga yang diduga melakukan pungli dengan modus menjual bendera merah membenarkan telah mengamankan satu orang laki-laki atas kejadian tersebut.

"Benar, kita telah mengamankan salah satu warga berinisial (F.S) yang diduga melakukan pungli beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp 202.000 (dua ratus dua ribu rupiah) dan bendera kecil sebanyak 3 (tiga) helai,"ucap Kasad Reskrim AKP Parik Kesit melalui via telpon.

Bukan hanya itu, lanjut Kasad Reskrim, kita juga mengamankan hal yang sama dilokasi yang berbeda tepatnya di Jembatan bulu China Kecamatan Bilah hulu, Kabupaten Labuhanbatu, dimana para pelaku dengan modus menjual bendera merah putih dengan menyetop pengendara yg melintas di jembatan tersebut, dengan memaksa membeli bendera serta tidak segan-segan memaki pengendara apabila tidak mau membeli bendera tersebut.

"Kita mengamankan kembali pelaku yang diduga melakukan pungli dijalan Lintas Sumatera Utara tepatnya di jembatan bulu china, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yakni berinisial HB (58) warga Jalan HM, Said, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu

Dan GM (31) warga  Jalan HM, Said Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp278.000. (dua ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah) dan beberapa helai Bendera merah putih kecil," jelas Kasad Reskrim AKP Parik Kesit. (Ds/Zulharahap)
Share:
Komentar

Berita Terkini