Warga Labura Hilang Diterkam Buaya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Ponidi warga Dusun Tanjung Selamat, Desa Tanjung Pasir, Kec. Kualuh Selatan dikabarkan diserang buaya saat sedang memanen kebun sawit miliknya pada, Minggu (26/07/2020). Setelah menyerang, buaya tersebut lalu menyeret Ponidi ke dalam Sungai.

Mengetahui berita tersebut, warga beserta tim BPBD segera melakukan pencarian, namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

Sukardi, SPdi, MM, Kabid BPBD Labura  saat ditemui menjelaskan kronologi peristiwa tersebut kepada awak media.

"Kejadiannya sekitar jam 11.00 Wib tadi, korban bersama istrinya sedang memanen Kebun sawit miliknya. Karena sedang banjir, air sungai meluap hingga ke Ladang mereka. mereka berdua lalu memanen sawit menggunakan sampan. Korban pun turun dari sampan untuk mendodos sawit, sementara istrinya masih berada diatas sampan. Saat sedang mendodos sawit, tiba-tiba seekor buaya berukuran besar menerkam korban dan menyeretnya kedalam sungai. Istri korban pun berteriak meminta pertolongan melihat kejadian itu," ucapnya.

"Begitu mendengar kabar tersebut, saya bersama 8 orang tim BPBD segera melakukan pencarian terhadap Korban dengan menggunakan 1 unit perahu BPBD. Pencarian korban pun dibantu warga sekitar dengan menggunakan miskur (perahu mesin). Namun hingga kini jam 17.00 korban masih belum dapat ditemukan. Pencarian korban juga dibantu oleh kepolisian dan juga TNI," tambahnya.

Gumri Sinaga, Salah seorang warga Desa Tanjung Pasir yang memiliki kebun sawit di daerah itu menyebutkan bahwa belakangan ini buaya memang sering terlihat didaerah tersebut. "Sudah banyak kejadian buaya menyerang manusia Didaerah ini," sebutnya

Gumri pun berharap BKSDA Provinsi Sumatera Utara dapat mencari solusi permasalahan antara warga dan Buaya ini. "Karena Buaya termasuk satwa yang dilindungi, makanya kami tidak berani untuk mengusiknya. Namun jika sudah memakan korban begini, apalah yang mesti kami lakukan," tandasnya.(Bima)
Share:
Komentar

Berita Terkini