Terkait Belanja Gedung & Bangunan yang Terealisasi Hanya 16,67%, Ini Penjelasan Walikota Gunungsitoli

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Walikota Gungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua memberikan penjelasan kepada fraksi - fraksi di DPRD Kota Gunungsitoli terkait belanja gedung dan bangunan yang terealisasi hanya 16,67% di  rapat paripurna penyampaian jawaban terhadap pandangan fraksi - fraksi DPRD Kota Gunungsitoli, terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2019 di ruang Paripurna DPRD Kota Gunungsitoli, Selasa (28/7/2020).

Dalam penyampaian tersebut, Walikota Gunungsitoli menjelaskan anggaran Belanja Gedung dan bangunan dengan anggaran sebesar Rp 180.593.785.937.00, namun yang terealisasi hanya sebesar Rp 30.097.167.600.00,. Kegiatan tersebut terdiri dari.

1. Gedung tempat kerja sebesar Rp176.235.548.173.00 terealisasi hanya sebesar Rp 26.057.159.100.00.

2. Bangunan menara sebesar Rp 213.560.500.00, terealisasi hanya sebesar Rp 211.733.500.00.

3. Tugu peringatan lainnya sebesar Rp 32.362.896.00 terealisasi sebesar Rp 22.190.000.00,.

4. Monumen bersejarah sebesar Rp 717.732.737.00, terealisasi hanya Rp 709.590.000.00.-

5. Tugu peringatan sebesar Rp 1.362.919.318.00.- terealisasi hanya Rp 1.351.542.000.00,-

6. Pengadaan rambu - rambu sebesar Rp 351.404.000.00,- terealisasi hanya Rp 81.336.000,-

7. Gedung dan bangunan lainnya sebesar Rp 1.680.358.313.00,- terealisasi hanya Rp 1.663.617.000.00,-

Walikota juga mengatakan, anggaran dan realisasi gedung tempat kerja termasuk didalamnya anggaran dan realiasasi pembangunan Pasar Nou Baru.(RIS)

Share:
Komentar

Berita Terkini