Pelabuhan Punggur Dalam Rawan Penyeludupan

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Jelas terlihat aktivitas keluar masuk barang pada malam hari di Pelabuhan Punggur Dalam dan beberapa lokasi pelabuhan di sekitarnya yang penuh tanda tanya, pasalnya terkesan tidak seorang pun tampak petugas terkait dilokasi untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan keabsaan dokumen barang – barang tersebut, bahkan jam operasional izin kapal berlayar terkesan tidak ada batasan waktu,pada hari Minggu,(19/07/2020) pukul 21.43 Wib.

Salah seorang sumber  yang enggan menyebutkan namanya saat di temui dilokasi pelabuhan Punggur Dalam Kota Batam mengatakan, kalau kegiatan keluar masuk barang setiap malam hari melalui transportasi jalur kapal laut sudah hal biasa dan bukan hal yang dirahasiakan lagi karena semua pihak sudah mengetahui nya dan kegiatan ini sudah berlangsung sangat lama.

Tambahnya lagi,tapi ada kalanya kalau berganti kapal patroli Bea Cukai kadang para pelaku usaha ini ada merasa resah juga, mungkin ada yang bisa berteman ada juga yang tak bisa di ajak berteman.

Berdasarkan pantauan dan investigasi awak media ini di beberapa titik pelabuhan di Punggur Dalam dan pelabuhan lainnya, terlihat kegiatan bongkar muat barang dengan berbagai jenis/merk  yang akan di kirim keluar Kota Batam dengan menggunakan transportasi laut  dengan angkutan kapal kayu atau biasa disebut pom-pong,antara lain, Mesin cuci, Televisi,Kasur seken dan berbagai jenis sperpart kendaraan dengan tujuan keberbagai daerah/pulau diluar Kota Batam, seperti  ke daerah Tanjung Uban, Tanjungpinang dan daerah lainnya.

Hanya saja siapa yang bisa memastikan bahwa pengiriman barang – barang tersebut melalui jalur laut setiap malam hari apakah pada prosedur pelayaran waktu yang tepat, dan bagaimana dengan registrasi  kepabeanan barang – barang tersebut apakah ada pengawasan Bea Cukai Batam.

Hingga berita ini di update pihak Bea Cukai Batam dan Syahbandar Batam belum berhasil dikonfirmasi awak media ini untuk dimintai keterangan nya.(Marihot)
Share:
Komentar

Berita Terkini