Miris....Gelandangan Berkedok Manusia Silver Menjamur Dipersimpangan, Ketua GAAN Medan Minta Pemerintah Peduli

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com -
Sangat miris, apa yang kita lihat hampir disetiap persimpangan traffick light di Kota Medan sekarang ini. Berkedok jadi manusia silver, para gelandangan yang didomisili oleh para anak usia sekolah ini, meminta- minta kepada setiap pengemudi kendaraan.

Dengan berbekal sebuah kotak yang disodorkan kepada pengendara, dan sekujur tubuhnya dicat warna silver, mereka berkelompok meminta-minta di persimpangan traffick light di Kota Medan.

Akan tetapi sangat disayangkan, aksi anak-anak gelandangan usia sekolah ini, tak sdikitpun mendapat perhatian dari berbagai khalayak. Mau jadi apa mereka kelak, ya itu urusan mereka. Bukan urusan siapapun, apalagi urusan Pemerintah.

"Sedih saya melihat mereka. Anak-anak itu seharusnya belajar dirumah dengan dibimbing kedua orang tuaya, tapi mereka harus melakukan pekerjaan seperti itu (minta-minta). Dimana tanggung jawab orang tuanya. Dimana tanggung jawab Pemerintah. Mau jadi apa mereka kelak?," Ungkap Ketua DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GAAN) Kota Medan, Rinaldi Hasibuan, kepada dailysatu.com, Selasa (28/7).

Menurutnya, siapa lagi yang peduli nasib generasi bangsa ini kalau bukan seluruh elemen masyarakat, baik itu Pemerintah, para Legeslatif, para penggiat sosial, dan orang tua mereka ( manusia silver) itu sendiri.

Bukan tidak mungkin kalau hal seperti ini dibiarkan lanjut Naldi, anak-anak usia sekolah tersebut akan terjerumus dalam penggunaan dan penyalahgunaan narkoba. 

" Astaghfirullah...sangat berdosanya kita sebagai orang tua dan pemerintah kalau hal itu sampai terjadi kepada generasi bangsa ini. Karena ketidak pedulian, mereka terjerumus dalam dunia hitam narkoba," ungkapnya.

Dia juga meminta baik itu kepada Pemerintah, Para Legeslatif dan penggiat sosial agar tidak menutup mata melihat fenomena tersebut.

"Ini tanggungjawab kita bersama untuk menyelamatkan anak bangsa. Ayo semua elemen kita buka mata kita lebar-lebar untuk peduli. Dan kita minta agar Pemerintah, khususnya Pemko Medan lebih bijak dan tanggap terhadap situasi seperti ini. Mari kita selamatkan generasi bangsa kita agar Kota Medan lebih bermartabat," ajaknya.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini