Kadispora : Saya Gak Bisa Komen, Naik'kan Aja Beritanya Terus

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Poto Mess wisma atlit yang direhab untuk dijadikan sebagai tempat persinggahan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.(Zulkifli Harahap,SH)
dailysatu.com - Terkait pemberitaan tentang proyek tempat persinggahan penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) pada pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, Dinas kepemudaan dan olah raga, kebudayaan dan Parawisata dalam hal Plt Kadispora sebagai orang utama di dinas tersebut ditunjuk langsung sebagai penanggung jawab atas pekerjaan itu terkesan tidak mau menjawab konfirmasi wartawan menyoal proyek BTT untuk penanganan pencegahan penyebaran Virus Corona.

Sangat disayangkan, Plt Kadispora Kabupaten Labuhanbatu Hobol Zulkifli Rangkuti dalam hal ini ketika disinggung menyoal pemberitaan pronyek Covid 19 yang menelan dana sebesar Rp.505.400,000,00 terkesan menghindar atas pertanyaan yang dilontarkan padanya.

"Naek kan aja beritanya terus, gak papa, cocok. Gak perlu lagi, ambil aja, berita apa, konfirmasi apa. Saya gak bisa komen, itu lagi dalam audit," Ucap Hobol dengan nada tinggi, Senin (13/07/20) sekira pukul 17:56 wib lewat telpon dengan nomor 0822 4445 6XXX menjawab dailysatu.com.

Terpisah, ketika ditemui salah satu toko yang ada di jalan ringo-ringo membenarkan bahwa Springbed atau tempat tidur tersebut benar dari toko itu.

"Benar Bg, Springbed atau tempat tidur yang diantar ke tempat Wisma Atlit itu dari sini, kemaren diantar 3 (tiga) besoknya diantar 3 (tiga) lagi" ungkap salah satu karyawan toko itu, Selasa (14/07/20) sekira pukul 09:33 wib di tempatnya kerja.

Diberitakan sebelumnya, Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang diperuntukkan untuk tempat persingahan penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19) telah berahir, namun, kebutuhan tempat pencegahan covid 19 belum juga selesai. Proyek yang menghabiskan dana sebesar 505.400.000,00 diantaranya adalah Rehab Mess Atlit, Pemasangan Instalasi Air, Pemasangan Instalasi Listrik, Belanja dan Pemasangan AC serta Pengadaan Mobiler dan jasa lainnya yang dikerjakan oleh CV. Kasika Maju pada tanggal 20 April sampai dengan 18 Juni 2020 diduga pekerjaannya tidak sesuai seperti waktu yang ada dalam kontrak kerja.

Seperti pemberitaan sebelumnya pada, Rabu (08/07/20) siang dilokasi gedung tempat penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 masi terlihat pemasangan tiga springbed tempat tidur yang diantar langsung anggota salah satu toko berada dirantauprapat ke lokasi proyek itu.

"Springbed ini dari salah satu toko di ringo-ringo, kita hanya ngantar pesanan Bg, ada 6 springbed yang di pesan. Tapi, ini baru 3 (tiga). Sisa barangnya belum datang Bg, Nanti kalau sudah datang baru kita antar lagi,"ucapnya sembari mengatakan alamat toko Springbed dimana tempatnya kerja, Rabu (08/07/20) Siang.

Bukan hanya itu, proyek gedung untuk persingahan penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid 19) kurang lebih ada 14 kamar, Diantara 14 kamar tersebut pantauan dailysatu dilokasi berbeda, 5 (lima) kamar hanya memiliki tempat tidur 1 (satu) bertingkat sedangkan 9 (sembilan) kamar lagi memiliki tempat tidur 2 (dua) masing-masing bertingkat.(ds/Zulharahap)
Share:
Komentar

Berita Terkini