Geliatkan Pasar Ekonomi di Kota Medan, Saatnya Pemko Perhatikan Bisnis Online Berbasis Syariah

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Penggunaan Tekhnologi internet saat ini tidak lagi menjadi kebutuhan tertentu. Internet digunakan disegala kalangan. Baik itu utuk kbutuhan kantor, medsos, bahkan saat ini internet juga digunakan untuk herjualan.

Seperti halnya bisnis online yang acap kali ditemui iklan-iklannya di setiap media sosial (medsos). Dan karena biaya murah kini bisnis online yang mayoritas dilakukan oleh para pelaku UMKM semakin merajai dunia maya.

Dicky M Hamdan salah seorang Pemerhati dan Pelaku UMKM, kepada wartawan, Sabtu (4/7/2020) mengatakan, pelaku UMKM harus semangat dan penuh rasa syukur sebab pemerintah dan pengusaha sudah memberi support yang tidak kecil terhadap tumbuh kembangnya usaha dimaksud.

Namun,  yang menjadi kendala bagi pengusaha UMKM ini sendiri adalah untuk melakukan startup bisnis tersebut,  mereka masih berpikir klasik mempertanyakan modal usaha dari mana.

" Hari gini sudah tidak perlu mikir modal. Berbekal smartphone, pulsa, akun medsos dan marketplace sudah bisa berjualan secara online," kata Dicky.

Dia hilang, di Sumatera Utara khususnya Kota Medan, banyak industri seperti kopi, sarung tangan karet, pakan ternak, bunga hias, plastik, rempah rempah, buah buahan dan lain lain, semua dapat dijual secara online.  Kuncinya rajin belajar dan tekun mencari informasi dari grup- grup di medsos.

" Saya berikan sebuah ilustrasi, salah satu sahabat saya menjual online produk herbal untuk kesehatan. Saya sarankan agar dia gunakan fasilitas iklan baik di medsos maupun marketplace dan rajin berkomukasi dengan sesama serta selalu berdoa pada Tuhan.
Kurang lebih 8 bulan, saya jumpa kembali sahabat tersebut. Dan dia katakan, omset penjualannya mencapai 1.2 milyar tiap bulan. Saya kaget campur kagum karena tanpa kantor, tanpa biaya produksi, tanpa extra cost bisa beromset begitu. Bahkan karyawannya saja direkrut dari tetangga sekitar rumahnya," papar Dicky.

Dan ternyata sebutnya, sahabatnya tersebut menerapkan Bisnis Online Berbasis Syariah.  Sebahagian keuntungannya di berikan kepada anak anak muda yang terhenti sekolah dan tetangga sekitar yang minat jual online tapi tak punya smartphone (keterbatasan finansial).

" Hari ini lebih 150 orang  bisa sambung sekolah sekaligus  jualan online berbasis syariah. Begitulah kekuatan bisnis online berbasis syariah dan Begitu pula cara Tuhan memberikan kemudahan dalam bisnis mereka. Masya Allah," ucapnya.

Untuk itu lanjutnya, luar biasa jika hal ini diterapkan di Kota Medan, terlebih Gubsu Eddy Rahmayadi sudah total backup pelaku UMKM. "Tidak susah buat beliau (Gubsu) untuk memerintahkan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution untuk melakukan training bisnis online bagi masyarakat. Khususnya anak muda yang masih kuliah, itung itung jajan buat ke kampus dan nongkrong bareng tidak lagi minta sama orang tua," ujarnya.

Dia juga menyebutkan, dirinya juga telah mendapatkan kesempatan menjadi rekan bisnis dari sebuah perusahaan besar di Indonesia untuk menjual prduk secara online.

"Seperti halnya saya dan kawan kawan, telah diberi kesempatan untuk menjadi Mitra Bisnis Online Berbasis Syariah oleh Perusahaan Kopi ternama di Indonesia. Peluang ini bukan saja untuk saya tapi untuk kita semua yang berjiwa bisnis dan mau bekerja cerdas.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini