Diduga Penerima RTLH Tidak Tepat Sasaran, Warga Buat Pengaduan

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Surat pengaduan warga ke DPRD Humbahas dan tampak satu unit bedah rumah yang sudah siap milik warga Desa Huta ginjang Tahun 2019.
dailysatu.com - Kecewa akibat tidak tepat sasaran terhadap program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), warga buat laporan pengaduan ke DPRD Humbahas.

Adapun isi laporan pengaduan  warga yang ditujukan ke DPRD, yakni untuk meminta agar DPRD lebih mengawasi program bantuan bedah rumah agar tepat sasaran.

Dalam surat pengaduan tertulis yang disampaikan Alfonso Simanullang warga Desa Hutaginjang ini tertulis, bahwa ada beberapa warga desa Huta Ginjang Kecamatan Sijamapolang sudah memiliki rumah sendiri dan layak di tempati namun dengan adanya bantuan program bedah rumah, warga yang sudah memiliki rumah sendiri tersebut malah menerima bantuan bedah rumah, dan mirisnya bantuan bedah rumah tersebut di bangun di lokasi yang berbeda.

Saat dihubungi wartawan, Selasa (7/7/2020) Alfonso Simanullang mengaku, bahwa dirinya benar telah membuat laporan pengaduan kepada DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan terkait bantuan bedah rumah di desanya yang tidak tepat sasaran untuk tahun 2019.

Dikatakanya, warga penerima bantuan bedah rumah di desanya tebang pilih saat pendataan, dimana menurutnya, warga penerima bantuan lebih di dominasi oleh keluarga Kepala Desa dan Perangkat Desa, padahal masih ada warga yang lebih layak menerima namun tidak di data, hal ini yang patut di sesalkan.

"Benar, dan laporan itu saya antar sendiri ke kantor DPRD dan di terima oleh bagian umum, dan nomor seluler saya juga di minta, katanya untuk bisa dihubungi, hanya saja, sampai saat ini belum ada di hubungi, saya sebagai warga yang melapor meminta agar dprd segera menindak lanjuti pengaduan ini," ucap Alfonso

Menanggapi itu, Ketua komisi B DPRD Humbahas Marsono simamora, membenarkan bahwa surat pengaduan dari masyarakat sudah di terima.

"Benar ada pengaduan masyarakat, dan DPRD melalui Komisi B sudah melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan dinas terkait untuk mempertanyakan sekaitan dengan pengaduan masyarakat," ungkap Marsono.

Disinggung apa hasil dari RDP tersebut, Marsono mengaku pihaknya masih sebatas memerintahkan dinas terkait untuk turun ke lapangan memverifikasi, dan nantinya setelah di verifikasi oleh dinas terkait bersama timnya, akan di panggil kembali untuk melakukan rapat selanjutnya untuk menindak lanjuti.

"Pastinya laporan warga ini akan ditindaklanjuti, bagaimana supaya bantuan bedah rumah  ini tepat sasaran, maka di minta kepada dinas terkait agar pendataan atau verifikasi penerima bantuan tepat sasaran, jangan sampai ada permainan di lapangan yang akhirnya merugikan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut, makanya jika ada penyimpangan, segera laporkan," tegas Marsono.

Saat dihubungi wartawan via selulernya, Dina Simamora, Kepala seksi Sanitasi pada  Dinas Perkim Kabupaten Humbahas yang membidangi program bedah rumah tidak dapat dihubungi, meski ada tanda nada masuk.(ds/carlos)
Share:
Komentar

Berita Terkini