Curi Ikan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan Kejari Belawan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Dua kapal ikan asing KM PKFB 1870GT dan KM KHF 1960 GT 65  yang kedapatan mencuri ikan atau ilegal fishing di Perairan Indonesia dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di Perairan laut Bouy 1 Belawan,Senin (20/7) pukul 09.00 Wib.

Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan dilakukan setelah adanya kekuatan hukum dari Kejaksaan Negeri Belawan, dilaksankan tim gabungan Satgas dari Dirjend Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), TNI AL, Polair, Bea Cukai dan Kejaksaan Negeri Belawan.

Dua kapal yang ditenggelamkan di Perairan Belawan merupakan kapal berbendera Malaysia dengan dinakhodai satu warga Negera Thailand dan Indonesia,  yang ditangkap karena masuk di Perairan Indonesia mengambil ikan mengunakan alat tangkap yang dilarang dapat merusak biota laut.

Pengamatan wartawan dilokasi pemusnahan, untuk pemusnahan di tengah laut dengan cara dibakar lalu mengisi air, batu dan pasir ke dalam kapal asing tersebut kemudian. Kedua kapal berbendera Malaysia itu pun, ditenggelamkan dengan dibantu kapal petugas agar cepat tenggelam.

Dalam hitungan detik, kapal nelayan pelaku ilegal fishing ini yang di tangkap oleh TNI AL dan PSDKP Belawan pada, bulan Febuary 2020 ini  hancur dan perlahan tenggelam.

Kejari Belawan Ikeu Bachtiar SH MH dilokasi acara pemusnahan kepada wartawan mengatakan, pemusnahan dua kapal yang dilakukan di Belawan bersamaan dengan pemusnahan kapal di daerah lain, Penenggelaman kapal dilakukan guna memberikan efek jera bagi pelaku ilegal fishing di Perairan Indonesia.

"Dengan adanya pemusnahan ini, akan menciptakan lahan baru bagi nelayan tradisional di Indonesia, sehingga budidaya ikan dapat dihasilkan nelayan kita,selain itu hal ini dilakukan untuk bertuuan me imbulkan efek jerah bagi para pelaku ilegal fishing dari sejumlah negara tetangga," tandasnya.(Heri)
Share:
Komentar

Berita Terkini