Bupati Dairi Tegaskan Tidak Ada Mahar Untuk Perekrutan Kabinetnya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Masa pemerintahan Eddy keleng Ate Berutu dalam memimpin Kabupaten Dairi 5 Tahun kedepan tampaknya sudah semakin terlihat jelas perubahannya, tentu hal ini sudah dapat dirasakan masyarakat dari pelayanan publik yang terus dibenahi, kesiapsiagaan aparatur disetiap OPD bahkan Bupati Eddy Berutu kerap sidak kelapangan guna memastikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat.

Walaupun kebijakan dan program harus terganggu di tahun 2020 ini, disebabkan goyangnya peradaban manusia di seluruh dunia akibat bencana pandemi covid-19 yang mengakibatkan hancurnya berbagai sektor, dan setiap pemimpin negara mengalami hal sedemikian.

Namun, ditengah tengah bencana yang saat masih mewabah, Pemerintah Kabupaten Dairi juga harus tetap menjalankan roda Pemerintahan guna melanjutkan program-program dan kebijakan yang sebelumnya telah disusun, salah satunya adalah menyelenggarakan proses lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. 

Dalam rangka penyederhanaan birokrasi tahun lalu pemerintahan Eddy Berutu melakukan kebijakan perampingan organisasi dengan peleburan lima dinas, hal ini dilakukan untuk efisiensi dan efektifitas kerja organisasi Pemerintah Kabupaten Dairi.  Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2019 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Dairi, jumlah JPT menjadi 31 jabatan yakni 25 pimpinan OPD, 3 Asiten dan 3 Staf Ahli Bupati.
Sesuai PP 11 Tahun 2017 pasal 130 ayat 1, dalam hal terjadi penataan organisasi instansi pemerintah, mengakibatkan adanya pengurangan JPT, penataan Pimpinan Tinggi dapat dilakukan melalui uji kompetensi dari pejabat yang ada oleh panitia seleksi kemudian menghasilkan 17 pejabat yang mengisi JPT dari 31 JPT yang tersedia. Sisa untuk 14 JPT saat ini sudah masuk ketahap 3 besar dan akan segera dilaksanakan pelantikan bagi yang terpilih sesuai dengan fit and propert test serta dapat dipastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan aturan tanpa ada intervensi dan pengutipan seperti isu hoax yang beredar saat ini ditengah tengah masyarakat.

Saat ditanyakan terkait posisi personil Pelaksana Tugas (PLT) saat ini apakah sudah bisa menjawab program perubahan yang disampaikannya pada masa kampanye silam, Bupati Eddy Berutu mengatakan bahwa belum sesuai harapan namun sebahagian  sudah bisa berubah mengikuti semangat perubahan dalam pemerintahan baru.

“Ada yang bisa menyesuaikan ke program perubahan meski harus jujur saya sampaikan masih banyak yang belum sesuai harapan kami. Tentunya, karena ada mekanisme dan aturan waktu dalam pengisian jabatan  harus diartikan ASN sebagai kesempatan penyesuaian dan memperbaiki diri untuk ikut serta berperan di pemerintahan baru ini” tukasnya.

Bupati Dairi DR .Eddy keleng Ate Berutu juga berharap dan meminta kepada seluruh masyarakat Dairi, agar memberitakan jika ada oknum oknum yang mengaku dapat memastikan jabatan dengan dalih meminta imbalan, sebab menurutnya salah satu janji kampanyenya adalah tegas tidak ada jual beli jabatan.

"Itu sudah janji saya kepada masyarakat. Jadi tegas saya sampaikan agar masyarakat tidak percaya atau terpengaruh" tegas Eddy.

" Sebenarnya, sebagai pemimpin Pemerintahan di Kabupaten Dairi ini, saya membutuhkan para pembantu untuk memimpin program kerja di setiap dinas Untuk mewujudkan perubahan menuju Dairi Unggul, pemimpin di masing-masing dinas harus memiliki skill set yang mampu menyelesaikan masalah dan membuat keputusan dengan pemikiran kritis, kreatif dan juga sangat penting adalah karakter kepemimpinan, adaptibilitas dan komitmen untuk mewujudkan Visi Misi saya”,tambahnya.(ds/Hartono)
Share:
Komentar

Berita Terkini