Bongkar Rumah Warga, Napi Asimilasi Didor Polsek Labuhan

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Mendapat kebebasan lantaran dampak pandemig covid 19, tidak membuat  Muhammad Karim alias AIN (25)  bertobat malah tersangka berulah kembali dengan melakukan pencurian dirumah warga.

Alhasil, pria yang tinggal di Jalan Marelan Raya Pasar-XI Lingkungan-II Kel. Tanah Enam Ratus Kec. Medan Marelan Kodya. Medan harus merasakan timah panas petugas Polsek Medan Labuhan karena mencoba melawan saat ditangkap.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 1 bilah pisau yang dipakai untuk mencongkel jendela, 1 buah obeng yang dipakai untuk mencongkel jendela dan 1 potong kaus warna Hitam yang dibeli dari hasil kejahatan.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari SH dalam siaran persnya, Sabtu (18/7/2020) mengatakan penangkapan tersangka berawal dari laporan korban Siti Kholidah (44) warga  Jalan Besi Ujung Tanah Garapan, Kel Tanah Enam Ratus, Kec Medan Marelan yang kehilangan sejumlah barang dari dalam rumah.

Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan yang dipimpin Kapolsek Kompol Edi Safari, SH, Kanit Reskrim Iptu Andi.  R, SH dan Panit Reskrim Ipda Sujarwo, S.Psi melakukan pulbaket serta penyelidikan.

Lanjut Kapolsek Labuhan, hingga pada hari Jumat tanggal 17 Juli 2020 sekira pukul 04.00 wib bertempat di Jalan Monel Anwar Kel. Terjun Kec. Medan Marelan, petugas mengamankan tersangka karena diduga keras melakukan pembongkaran terhadap sebuah rumah yang terletak di Lingkungan-II Kel. Tanah Enam Ratus Kec. Medan Marelan bersama dengan temannya
Irwansyah Putra Alias Wawan (DPO).

Dalam aksinya keduanya berhasil mencuri 1(satu) unit sepeda motor merk Honda jenis Vario, 1 (satu) unit handphone merk Samsung jenis Android dan 1 unit Handphone merk Samsung jenis model lipat.

Para tersangka masuk kedalam ruma dengan cara  mencongkel jendela dengan menggunakan obeng dan pisau, lalu setelah jendela terbuka tangan tersangka masuk untuk membuka kunci pintu rumah dan langsung mengeluarkan sepeda motor.

Para tersangka menjual sepeda motor ke kawasan Stabat dengan harga sebesar Rp 3.000.000,- dimana Muhammad Karim memeroleh bagian sebesar Rp 1.500.000.

Pada saat Team, melakukan Pengembangan untuk mencari Irwansyah Putra Alias Wawan (DPO), tersangka M. Karim  berusaha menyerang petugas,  sehingga petugas melakukan Tindakan Tegas dan Terukur pada bagian Kaki sebelah Kanan.

Kompol Edi juga mengatakan tersangka merupaka narapidana yang mendapatkan Asimilasi dampak Covid -19,  Tersangka baru keluar dari Lapas Binjai pada bulan Maret 2020.

Saat ini pelaku sudah diboyong ke Mapolsek Labuhan guna pengusutan lebih lanjut.(Heri)
Share:
Komentar

Berita Terkini