Bendera Partainya Dibakar, Kader PDI Perjuangan Datangi Polres Nias

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Dengan mengibarkan bendera partainya, puluhan kader dari empat DPC PDI Perjuangan di Pulau Nias, Sumatera Utara, mendatangi Polres Nias, Jumat (3/7/2020).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan orasi keberatannya atas pembakaran bendera PDI Perjuangan yang dilakukan massa demonstran di depan Gedung DPR-RI Jakarta, Rabu (24/6/2020) lalu.

"Kami sangat marah, dan tidak terima aksi pembakaran dan perobekan bendera PDI Perjuangan yang sengaja dilakukan sekelompok orang tersebut", teriak Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli, Yanto.

Menurut dia, kedatangan puluhan kader PDI Perjuangan dari empat DPC itu sebagai bentuk perlawanan terhadap sekelompok orang yang melakukan pembakaran bendera partai.
"Kami mendesak Kapolri mengusut dan menangkap pelaku, sekaligus aktor dibalik pembakaran bendera partai PDI Perjuangan. Kami berharap, Kapolres Nias dapat menyampaikan tuntutan kami ini", kata Yanto.

Yanto menambahkan, pihaknya juga mendesak agar polisi menangkap sekelompok orang yang mengibarkan bendera Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam demonstrasi di depan gedung DPR-RI Jakarta tersebut.

"PKI adalah organisasi terlarang di NKRI. Pertanyaan kami, dari mana mereka mendapatkan bendera PKI? Ataukah mungkin mereka bagian dari PKI? Kami minta polisi menangkap mereka", ujar Yanto.

Setelah puas menyampaikan orasi keberatannya, kemudian puluhan kader PDI Perjuangan itu menyerahkan surat pernyataan sikap mereka kepada Kapolres Nias.

Ada 4 isi pernyataan sikap tersebut, diantaranya.

1. PDI Perjuangan merupakan partai politik yang berlandaskan Pancasila dan anti PKI.

2. PKI adalah partai terlarang di NKRI. Barang siapa yang melindungi PKI, menyimpan dan mengibarkan bendera PKI merupakan perbuatan melawan hukum. Kami meminta, agar Kapolri mengusut dari mana bendera PKI didapatkan sekelompok orang dalam aksi demonstrasi di depan gedung DPR-RI tersebut.

3. Bendera merupakan simbol dan kehormatan kami. Oleh karena itu, aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan sangat melukai perasaan seluruh pengurus dan kader partai. Kami mendesak Kapolri segera mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektual pembakaran bendera PDI Perjuangan.

4. Meminta agar Kapolres Nias secepatnya meneruskan surat pernyataan sikap kami ini kepada Kapolri. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini