Usaha Penangkaran Sarang Burung Walet Di Tiga Kecamatan di Labuhanbatu Pajaknya Diragukan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Komaruddin Kabid Pengendalian Evaluasi dan Pendapatan Daerah
dailysatu.com - Terkait pemberitaan tentang pajak usaha penangkaran sarang burung walet di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara hingga saat ini belum juga diketahui berapa jumlah keseluruhan data yang ada.

Tiga kecamatan itu yakni Kecamatan Panai Hilir, Panai Hulu dan Panai Tengah.

Padahal, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten labuhanbatu telah melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan untuk melakukan pendataan penangkaran sarang burung walet pada tahun lalu.

"Pada tahun 2019 Bapenda telah melakukan sosialisasi penangkaran sarang burung walet di kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir,"ucap Komaruddin Kabid Pengendalian Evaluasi dan pendapatan daerah, Senin (15/6/20) sekira pukul 13:09 wib diruang kerjanya.

Namun, saat ditanya kembali berapa jumlah data penangkaran sarang burung walet yang ada ditiga kecamatan tersebut ketika Bapenda melakukan sosialisa pendataan, beliau tidak bisa menunjukkan atau memperlihatkan data tersebut.

"Mengenai jumlah datanya, saya kordinasi dulu bg sama pak Kaban" ujarnya.

Parahnya lagi, ketika dipertanyakan kembali apakah pengusaha penangkaran tersebut membayar pajak penangkaran sarang burung walet ketika pengusaha itu telah panen dan bagaimana memastikan kalau pengusaha itu telah panen atau tidak, sementara pengusaha atau pemilik usah itu sulit ditemui, Kabid itu menjawab.

"Itu yang jadi persoalan pak, ada beberapa penangkaran yang kita temui tetapi kita tidak tahu siapa pemiliknya yang kita dengar dari penjaga, pemiliknya tinggal di Medan. Bahkan, nomor Hendpone pengusahanya saja kita tidak dapat,"jawabnya singkat.

Sementara itu, dipemberitaan sebelumnya Kabid Pendapatan Daerah Labuhanbatu Husni Ritonga saat ditemui wartawan Jum'at (05/06/20) sekira pukul 10:08 wib diruang kerjanya mengatakan pihaknya menarik semua pajak penangkaran sarang burung walet apabila pengusaha itu telah panen, kalau pengusahanya belum panen pajaknya tidak kita kutip.(ds/Zulharahap)
Share:
Komentar

Berita Terkini