Sosialisasi New Normal, Dedi Dermawan Milaya Turun ke Labura

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Dalam rangka road trip yang bertema Sosialisasi New Normal, Ketua Karang Taruna (Katar) Provinsi Sumatera Utara, Dedi Dermawan Milaya bersama rombongan pada Rabu (24/06/2020), turun ke Labura untuk membagikan 1000 masker, sekaligus untuk melakukan konsolidasi Katar Labura. Kedatangan Dedi disambut oleh ratusan warga Katar di Aula Ahmad dewi syukur.

Dalam kata sambutannya, Dedi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan ke 9 Katar Provinsi ke Kabupaten/Kota se Sumut. "Sepanjang Kabupaten/kota yang saya kunjungi, saya menemukan bahwa pandemi covid 19 ini merupakan masalah besar bagi kehidupan kita, terutama dalam hal perekonomian masyarakat," ucapnya.

Lanjut Dedi lagi, kita sebagai pemuda harus bisa aktif dan terus bergerak dimasa-masa sulit sekarang ini. "Tidak mungkin kita seterusnya mendapatkan bantuan dari pemerintah, negara manapun bisa colapse jika terus menerus memberi bantuan kepada warganya," ungkapnya. 
Dedi juga menjelaskan, salah satu hal yang terdampak terlihat pada sektor pertanian. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengembangkan potensi daerah terutama dalam hal pangan. "Bapak wakil gubernur juga pernah menghimbau agar Katar bisa mensosialisasikan masyarakat tahan pangan, karena itu merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Dan saya berharap agar warga Karang Taruna bisa menjadi pionir dalam bidang itu,"jelasnya.

Dedi lalu menjelaskan bahwa, Labura termasuk Kabupaten yang mengandalkan sektor pertanian, terutama Komoditas  Kelapa Sawit. Tetapi Industri Kelapa Sawit ini hasilnya bisa terasa jika dalam skala besar, sementara untuk masyarakat biasa yang memiliki sumber daya terbatas, hasil dari Komoditas Kelapa Sawit tidak bisa mencukupi kebutuhan pokok mereka. "Jika lahan masyarakat yang bisa digunakan hanya beberapa meter ataupun rantai, tentu tidak cocok untuk ditanami sawit," Ungkapnya.

Oleh karena itu, komoditas pertanian terutama berupa hasil pangan jauh lebih berguna untuk dikembangkan masyarakat.

Diakhir kata sambutannya, Dedi juga memperkenalkan dua badan yang baru terbentuk, dibawah naungan katar Provinsi Sumatera Utara. Dua unit tersebut adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Karang Taruna dan Koperasi Karang Taruna, yang bergerak dibidang pemasaran usaha ekonomi produktif Katar Sumatera Utara.
Hendrik Simarmata, SPi, Kepala Dinas Pertanian Labura dan juga pembina teknis Katar Labura mengatakan bahwa sektor pertanian di Labura saat ini memang didominasi komoditas Kelapa Sawit. Hal ini dikarenakan masyarakat Labura sudah terbiasa untuk menanam Sawit yang tidak membutuhkan perawatan ekstra dalam pembudidayaannya. "Kendala utama dalam hal mengembangkan komoditas pangan adalah mental masyarakat Labura yang terbiasa enak untuk menanam Sawit,"kelas Hendrik.

Oleh karena itu, Katar diharapkan dapat memberikan contoh nyata kepada masyarakat, agar mereka mengetahui betapa pentingnya menanam komoditas pangan.

Menanggapi hal itu, Yudha Iskandar Aruan, SP, MSi, Ketua Katar Labura, mengatakan bahwa sinkronisasi antara Katar Provinsi Sumatera Utara dengan Katar Labura menghimbau agar warga Katar memiliki semangat ataupun mental untuk mengembangkan sektor hortikultural.

Yudha juga mengucapkan rasa terimakasihnya, kepada Ketua Katar Prov. Sumatera Utara atas kehadirannya ke Labura, serta kepada Kepala Dinas Pertanian Labura yang telah memberikan suport dan semangat kepada Katar Labura, yang merupakan pendamping kebijakan pemerintah. "Kami warga Katar akan terus bersemangat untuk membantu program dan kebijakan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara," sebutnya.

Kunjungan Ketua Katar Prov. Sumatera Utara pun diakhiri dengan pembagian 1000 masker, yang bertempat di depan Kantor Satlantas polsek Kualuh Hulu.(Bima)
Share:
Komentar

Berita Terkini