Satreskoba Polres Labuhanbatu Berhasil Mengamankan Ratusan Pil Ecstasy

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Satuan reserse narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Narkotika dengan jenis pil  ecstasy sebanyak 976 butir yang diamankan pada hari, Selasa (23/6/2020) sekira pukul 01:30 wib di Jalan by Pass Rantauprapat.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi mengamankan 1 orang laki-laki berinisial HS alias Kadeng (33) dan 3 orang perempuan berinisial ER (28), S (29), SMS (30) dan menemukan narkotika jenis pil ecstasy warna biru yang di balut tissue sebanyak 5½ butir, 5 buah handphone turut diamankan dari ke dua orang laki-laki yang bernama Erik Hasibuan dan Usman Rambe yang duduk sambil minum Bir di dekat penangkapan para tersangka.

Hal ini di sampaikan Oleh Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu, SH.

Lebih lanjut diutarakan Kasat Narkoba, kemudian polisi meminta keterangan dari ER dan mengaku kalau  Narkotika jenis pil ecstasy diperoleh dari HSS alias kadeng.

Selanjutnya personel Satreskoba Polres Labuhanbatu melakukan penggeledahan di rumah HSS alias kadeng di Perkayuan Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu dan dapat ditemukan dan disita berupa 1 buah bong.

Selanjutnya, personel Satreskoba Polres Labuhanbatu melakukan penggeledahan kerumah ER di Aek Tapa, Kec. Rantau selatan, Kab.Labuhanbatu dan dapat ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 buah kaleng surya dan Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 11 (sebelas) butir dalam bungkus plastik klip.

Dari keterangan HS alias Kadeng bahwa masih ada lagi Narkotika jenis pil ecstasy yang disimpan dirumahnya, kemudian sekira pukul 11.00 Wib, personel Satresnarkoba Polres Labuhan Batu melakukan penggeledahan rumah HS alias kadeng di Labuhanbatu dan dapat ditemukan serta disita barang bukti berupa Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 960 butir dalam bungkus plastik klip di atas asbes kamar mandi.

Selanjutnya tersangka HS dan 3 (tiga) orang perempuan yang berinisial S,  SM dan ER  dan barang bukti serta  Erik Hasibuan dan Usman Rambe di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Labuhanbatu guna proses lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, oleh tersangka ER menerangkan sudah 3 kali mendapatkan ectasy dari Kadeng sebanyak 10 butir setiap menerima seharga Rp.160.000/butir dan kembali menjualnya seharga Rp.200.000/butir,adapun S dan SM adalah pelanggannya.

Tersangka Kadeng menerangkan, sudah ke 2 kali mempereloh ecatasy yang pertama sebanyak 500 butir yang dihargai Rp 100.000/butirnya dan dijual Rp.120.000/butirnya dimana ectasy dijemput ke daerah Sibolga di Tapteng (saat ini masih dikembangkan) selama kurang lebih sebulan, 500 butir pil ectasy yang diterimanya habis terjual dan yang ke dua kali sebanyak 1000 butir dan akhirnya tersangka tertangkap.

ER dan Kadeng dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Th 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun, sementara S dan SM di jerat pasal 112 Sub 127 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (ds/Aji)
Share:
Komentar

Berita Terkini