Pertamina Akan Salurkan Pinjaman Modal Kerja Bagi UMKM Se-Kawasan Danau Toba

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Pinjaman Modal Kerja bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara akan disalurkan oleh PT. Pertamina (Persero). Hal itu dinyatakan oleh Vice President CSR & SMEPP PT. Pertamina (Persero) Arya Paramita saat mengadakan pertemuan lewat Video Conference bersama dengan Pimpinan Daerah se-Kawasan Danau Toba pada, Selasa (9/6/2020).

Pertemuan dengan para Kepala Daerah yang diikuti langsung oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu difasilitasi oleh Kementrian Kemaritiman dan Investasi RI, dimana Kepala Biro Perencanaan dan Informasi Kemenko Kemaritiman RI Drs. Suparman, S.E, M.Si sebagai moderator dalam pertemuan tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementrian Kemaritiman dan Investasi RI Odo RM. Manuhutu yang ikut dalam video conference tersebut mengatakan, tujuan diadakannya pertemuan tersebut diantaranya adalah untuk mengetahui penjelasan tentang program dana bergulir dari dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau CSR PT. Pertamina Persero. Sementara untuk hasil yang diharapkan adalah Pemerintah Daerah dapat segera mempersiapkan untuk memfasilitasi UMKM dalam pengajuan Pinjaman Modal Kerja serta UMKM dapat segera mempersiapkan segala persayaratan yang dibutuhkan dalam pengajuan Pinjaman Modal Kerja tersebut.

Vice President CSR & SMEPP PT. Pertamina (Persero) Arya Paramita dalam kesempatan tersebut mengatakan, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara (PKBL BUMN) merupakan upaya pemberdayaan yang dikelola murni untuk UMKM. “Program kemitraan merupakan program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Arya Paramita.
Untuk bergabung menjadi mitra binaan PT. Pertamina (Persero), Arya Paramita mengatakan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu UMKM. Persyaratan tersebut dikatakan Arya diantranya adalah UMKM harus berdiri sendiri Non Bankable (belum mendapatkan akses perbankan).

Selain itu, persayaratan yang harus dipenuhi adalah Perseorangan/Badan Usaha/Non Badan Usaha dan tidak menjadi mitra bisnis program kemitraaan dari BUMN lain.

“Kegiatan usaha minimal 6 bulan, kalau usahanya masih dibawah 6 bulan, mohon maaf kami belum bisa menindaklanjuti. Kalau sudah berjalan 6 bulan, usahanya nanti akan diverifikasi dan di cek bagaiaman perkembangan usahanya,” jelas Arya.

Syarat selanjutnya, dikatakan Arya adalah omset yang dimiliki suatu usaha tersebut maksimal 2,5 Miliar per tahun dan asset bersih maksimal 500 juta tidak termasuk tanah dan bangunan, potensi dan prospek usaha dikembangkan serta Warga Negara Indonesia.

Untuk pendaftaran online, Arya mengatakan silahkan mengakses di www.pertamina.com/id/program-kemitraan atau dapat menghubungi langsung kantor Pertamina. Sedangkan untuk nilai penyaluran, Arya mengatakan PT. Pertamina (Persero) akan menyalurkan dana hingga Rp. 200.000.000 dengan jasa administrasi sebesar 3% per tahun.
Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu sangat menyambut dengan baik program yang akan dilaksanakan oleh PT. Pertamina (Persero). Bupati Eddy Berutu sangat berharap peran strategis perusahaan BUMN seperti Pertamina dapat mendorong peningkatan perekonomian  dan kesejahteraaan masyarakat kawasan Danau Toba khususnya Kabupaten Dairi, dan Pemerintah Kabupaten Dairi siap bersinergi dengan Pertamina dalam program–program strategis ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan dimasa pandemi covid-19 ini para pelaku UMKM sangat mengalami dampak ekonomi usahanya khususnya di sektor pariwisata. Beliau menyampaikan mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir sehingga roda perekonomian khususnya sektor UMKM dan pariwisata dapat bangkit kembali.

Bupati Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengusulkan kepada PT. Pertamina dalam hal penyaluran kredit kepada UMKM dengan tenor pendek.

“UMKM yang ada di Kabupaten Dairi banyak bergerak disektor pertanian sehingga lebih cocok menerima kredit tenor pendek. Jumlah total keseluruhan pinjaman akan jadi lebih rendah, berhubung bunga yang harus dibayar nasabah dalam jangka waktu singkat,”ucap Bupati.

Beliau juga mengharapkan, akan adanya persyaratan yang lebih detail dan mudah bagi para pelaku UMKM jika ingin bergabung menjadi mitra binaan. Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, Kabupaten Dairi telah memiliki UMKM yang bergerak mulai dari fashion bahkan hingga kuliner serta pertanian.

Tidak lupa, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu meminta agar Pertamina dapat mendirikan Rumah Kreasi BUMN  di Kabupaten Dairi. Menurut Beliau, dengan didirikannya Rumah Kreasi BUMN (RKB) dapat mendorong kemajuan UMKM yang ada di Kabupaten Dairi melalui beragam pelatihan, permodalan dan pengadan aplikasi khusus bagi para pelaku UMKM,serta mengadakan berbagai workshop juga membantu para wirausahawan menemukan market konsumennya melalui berbagai pameran. Ini merupakan dukungan yang akan sangat membantu UMKM.

“Rumah Kreatif BUMN membimbing dan mendampingi para pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan untuk mengembangkan usahanya, dan ini sejalan dengan program kerja kami yang tertuang di RPJMD Kabupaten Dairi” ujarnya.

Disela-sela pertemuan, Kepada pimpinan OPD yang hadir pada video conference tersebut, secara langung Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu meminta agar OPD terkait untuk lebih tanggap menangkap peluang program-program yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat Dairi.

Beliau menginginkan agar sektor UMKM yang ada di Kabupaten Dairi mendapatkan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat maupun bantuan dana bergulir PKBL BUMN. Salah satunya seperti Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diharapkan mampu meningkatkan potensi UMKM untuk lebih berkembang, karena BIP ini sendiri menyalurkan insentif dalam bentuk penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) dan bukan termasuk pinjaman modal.

“Saya minta kepada OPD terkait agar mempersiapkan dan menangkap peluang ini, dan berikan pemahaman atau sosialiasi mengenai BIP dan dana bergulir PKBL Pertamina ini kepada para pelaku UMKM. Pastikan para pelaku UMKM paham manfaat dan tujuan dari program ini. Kita mau seluruh pelaku usaha ataupun UMKM yang ada di Kabupaten ini dapat berkembang lebih baik dan besar yang nantinya dapat berdampak postif bagi sektor ekonomi masyarakat yang ada di sekitarnya. Fasilitasi UMKM dalam pengajuan Pinjaman Modal Kerja agar UMKM dapat segera mempersiapkan segala persayaratan yang dibutuhkan dalam pengajuan Pinjaman Modal Kerja tersebut, ” tegas Bupati Dairi.

Turut hadir dalam pertemuan lewat video conference tersebut Deputi Bidang Industri dan Investasi Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Fadjar Hutomo. Turut hadir juga mendampingi Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Charles Bancin, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi Rotua Panjaitan, Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi Evron Pasaribu dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe.(ds/Hartono)
Share:
Komentar

Berita Terkini