Merasa Tak Memiliki, Dua Terdakwa Ini Minta Keadilan Pada Majelis Hakim

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo

dailysatu.com-Dua terdakwa yakni Iswandi dan M Yunus NR yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Elvina Elisabeth Sianipar, SH yang sebelumnya dituntut selama 15 tahun penjara meminta Keadilan kepada Majelis Hakim yang menyidangkan perkaranya.

Hal tersebut diungkapkan kedua terdakwa saat disidang lanjutan yang beragendakan nota pembelaan (pledoi) yang digelar di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (25/6/2020).

"Barang bukti tersebut bukan saya punya, bukan punya kami. Barang bukti tersebut memang sengaja diadakan pihak polisi untuk menjerat kami, karena untuk membenarkan apa yang telah mereka lakukan terhadap kami yaitu melakukan perusakan mobil dan memukuli saya. Setelah diperiksa tidak ada apapun maka mereka adakan barbut tersebut itulah yang terjadi yang mulia," ucap terdakwa dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Saidin Bagariang, SH, MH.

Sementara itu setelah sidang Penasehat Hukum (PH) para terdakwa dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UMSU, Rizki Nurisman meminta agar Majelis Hakim untuk menerima pledoi dan membebaskan kliennya.

"Pada intinya kami meminta bebas, karena dari awal persidangan mereka sudah membantah kalau barang bukti tersebut bukan milik mereka. Kita berharap Majelis Hakim mempertimbangkan pembelaan yang telah kita ajukan," ungkap Rizki.

Mengutip dakwaan JPU kedua terdakwa diamankan di Jalan Halat saat mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan No. Polisi BK 1432 WA dan ditemukan 15 gram sabu.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ds/sag)
Share:
Komentar

Berita Terkini