Masyarakat Keluhkan Pembagian BST di Kantor Camat NA IX - X

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Pembagian BST untuk kecamatan NA IX - X tahap II dikeluhkan oleh warga. Hal itu terjadi karena pembagian dilakukan di kantor camat, sementara kapasitas Kantor Camat tidak mencukupi untuk menampung sekitar 1100 KPM penerima BST.

"Kami kepanasan, tidak ada air minum, tidak seperti pada tahap pertama dulu,"keluh masyarakat yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan.

Andrianto, Kepala Pos Rantauprapat mengatakan ada dua desa yang dibagi di Kantor camat, yaitu desa sungai raja dan simpang marbau. Kapasitas kantor camat memang tidak cukup untuk menampung penerima BST, namun masih lebih besar dibanding kantor pos Aek kota batu.

Andrianto menjelaskan kalau pada tahap pertama, pembagian BST dilakukan di Aula Fajar Dolpa. Jika dibandingkan dengan Aula yang pertama, kapasitasnya tentu jauh berbeda. Wajar Jika masyarakat merasa kecewa, karena masyarakat pasti membandingkan fasilitas yang diberikan pada tahap pertama dengan sekarang.

"Tapi, saya belajar dari pengalaman, saya tidak ingin mengulangi masalah, makanya saya memutuskan untuk tidak menggunakan aula yang kami gunakan pada tahap pertama," lanjut Andrianto lagi.

Sebelumnya terdapat sedikit permasalahan antara PT. Pos dan DPRD Labura, tentang penggunaan aula Fajar dolpa pada tahap pertama. Permasalahan itu tertuang pada RDP yang dilakukan di kantor DPRD Labura pada, Selasa (02/06/2020).(Bima)
Share:
Komentar

Berita Terkini