Ketua PN Medan : Kunjungan Kajari Medan Silaturahmi & Koordinasi Antar Lembaga

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Kepala Kejaksaan Negeri Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH, MH dengan didampingi Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan Parada Situmorang melakukan kunjungan silaturahmi dengan Ketua Pengadilan Negeri Medan pekan lalu.

Kedatanga Kepala Kejaksaan Negeri Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan Parada Situmorang, memunculkan beragam analisa menilai kunjungan itu tidak semata-mata kunjungan silaturahmi biasa.

Pasalnya, sebelumnya ada aksi Walk Out (WO) oknum jaksa Kejari Medan saat persidangan sedang di gelar beberapa waktu lalu, dan
Aksi tersebutpun lantas memantik kritik kepada Kejari Medan yang dianggap dapat mengganggu hubungan relasi antar lembaga Kejaksaan Negeri Medan dengan Pengadilan Negeri Medan. Sehingga beberapa pihak menganjurkan Kejari Medan untuk meminta maaf kepada majelis hakim yang saat itu menggelar persidangan maupun secara kelembagaan.

Ketua Pengadilan Negeri Medan Sutio Jumagi Akhirno, SH. MH membenarkan kunjungan tersebut, Jumat, pekan lalu.

“Iya benar, Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo dan Kasi Pidum Parada Situmorang berkunjugan ke ruangan saya, Jumat pekan lalu. Ini kunjungan balasan atas kunjungan silaturahmi yang pernah saya lakukan ke Kejari Medan beberapa waktu lalu. Kunjungan silaturahmi dan kordinasi antar lembaga,” jawab Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno SH, MH dalam percakapan telepon seluler dengan wartawan ketika dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (24/6).

Ketua PN Medan ini mengapresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo itu. Pasalnya, ke depan tetap terjalin komunikasi dan kordinasi, khususnya dalam penanganan perkara di kondisi pandemic Covid 19 saat ini.
Menjawab pertanyaan pembahasan insiden aksi WO oknum jaksa yang sempat viral, Ketua PN Medan ini mengelak membahasnya.

Karena antara pihaknya PN Medan dengan Kejari Medan persoalan itu dianggap sudah selesai, karena persidangan tetap digelar dan jaksa menjalankan penetapan hakim terkait sidang secara online.

“Sudah selesai itu. Ngga lah harus diperdebatkan dan bagi saya sudah clier. Yang penting kedepannya masing-masing pihak dapat menjalankan pekerjaannya sesuai ketentuan perundang-undangan dan saling kordinasi,”  ujar Sutio Jumagi mengakhiri percakapan diujung seluler.

Sementara itu, guna mendapatkan keterangan terkait kunjungan Kajari Medan ke Ketua PN Medan pekan lalu itu, apakah sebatas kunjungan silaturahmi dan kordinasi atau untuk penyampaian permintaan maaf atas insiden aksi WO oknum jaksa, Kasi Pidum Parada Situmorang, tidak menjawab konfirmasi wartawan melalui pesan singkat whatssap, Rabu (24/6).

Sebelumnya, praktisi hukum Muara Karta Simatupang SH, MH memberi apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Kajari Medan ke PN Medan dalam rangka kordinasi. Hanya saja Muara Karta meragukan maksud kunjungan itu sebatas kordinasi antar lembaga, bahkan diduga juga untuk penyampaian maaf atas insiden aksi WO oknum jaksa.

“Ya itu Kajari Medan  didampingi Kasi Pidum dengan datang nya  Kajari Medan ada dugaan juga meminta maaf kepada Ketua PN Medan, maka itulah akhir dari karier seseorang sebagai pejabat negara. Karena dengan memohon maaf, berarti mengakui kesalahan nya,” kata Muara Karta dalam percakapan pesan whatsapp menanggapi kujungan Kajari Medan ke Ketua PN Medan, Selasa (23/6). (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini