Kembalikan Kerugian Negara, Kades Sipituhuta Lolos Dari Hukum

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Kades Sipituhuta, Harianto Lumbangaol (pakai Jaket) menyerahkan uang sebesar Rp 24.636.000,00 ke pihak Bank Sumut untuk disetorkan Kas Desa.
dailysatu.com - Kepala Desa Sipituhuta Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Harianto Lumbangaol loloskan dirinya dari jeratan hukum dengan mengembalikan kerugian negara Rp 24.636.000,00 ke kas desa di Markas Kepolisian Resort Humbahas, Senin (15/6/2020).

Dikatakan Kepala Polisi Resort (Kapolres) Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono, Kepala Desa Sipituhuta tersangkut kasus dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2019 lalu.

Namun dari kasus itu, katanya, Kepala Desa Sipituhuta tidak ditahan dikarenakan pihaknya diperintahkan lebih fokus memulihkan kerugian negara dari pada melakukan proses hukum.

"Jadi tidak kita tahan, hal ini sesuai telegram Kapolri nomor ST/3388/XII/HUM.3.4/2019. Dimana, Kapolda, Kapolres diperintah mendahulukan proses pencegahaan tindak pidana korupsi terkait dana," kata Rudi.

Dari amatan wartawan, pelaksanaan pengembalian uang itu disaksikan oleh Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono, Kasat Reskrim, AKP JH Tarigan, Kanit Tipikor, Bripka Minggo Siahaan, Inspektorat, Camat Pollung, Parman Lumbangaol dan pihak Bank Sumut Cabang Doloksanggul. Diawali dengan pembuatan berita acara klarifikasi dan surat tanda terima serta penandatangani berita acara terima oleh Kepala Desa Sipituhuta.

Sebelumnya, Harianto, mengaku telah melakukan kesalahaan dalam pengelolaan dana desa Sipituhuta yang mengakibatkan timbulnya kerugian negara sebesar Rp 24.636.000,00.

Dari kesalahaan itu, ia berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut, dan jika kembali, dirinya siap diproses secara hukum.

"Dari kesalahaan itu, saya berjanji tidak mengulangi perbuatan yang sama. Jika saya mengulangi perbuatan tersebut, maka saya bersedia diproses hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," ucap Harianto dalam surat pernyataanya.

Perlu diketahui, pengembalian kerugian negara ini dikarenakan atas adanya laporan LSM DPW Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggaraan Negara dan Pengawas Anggaran ke Polres Humbang Hasundutan, pada tanggal 4 Februari 2020.

Dimana, dalam surat laporan lembaga swadaya masyarakat ini menyebutkan, menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa Sipituhuta tahun anggaran 2019.(ds/carlos)
Share:
Komentar

Berita Terkini