Kedatangan Pejabat Pemprovsu di Humbahas Dinilai Langgar Protokol Kesehatan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Humbang hasundutan Labuan Sihombing.
dailysatu.com - Wakil Ketua DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas), Labuan Sihombing sesalkan di laksanakannya panen bawang oleh Pemerintah Humbahas dengan mengundang Gubernur Sumatera Utara dan pejabat teras Pemerintah Provinsi beserta rombongan lainnya, pada hari Rabu (3/6/2020) kemarin, karena melanggar aturan protokol kesehatan.

Menurut politisi dari Partai Hanura ini, bila dilihat dari kegiatan tersebut, salah satu kegiatan panen bawang putih,  terlihat para undangan, warga dan rombongan dari Pemerintah Kabupaten Humbahas berkumpul pada satu tempat dan duduk berdekatan tanpa jaga jarak dan ada pula yang tidak  memakai masker.

"Instruksi Presidenkan sudah jelas, dihimbau agar selalu  jaga jarak atau disebut physical distancing tanpa ada berkerumunan. Yang kita sayangkan Bupati, Gubernur bersama semua perangkat kerjanya melaksanakan kegiatan panen. Ini malah pemerintah sendiri yang melanggar," ujar Labuan diruang kerjanya ke beberapa wartawan, Jumat (5/6/2020).

Labuan menilai, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Pemerintah Provinsi terkesan melanggar kebijakan pemerintah pusat yang telah diberlakukan dan bukan mendukung.

Dimana menurutnya, pemerintah, baik pusat dan daerah terus menggencarkan seruan untuk berdiam diri, belajar, bekerja atau physicial distancing dan tetap memakai masker.

"Jadi bagaimana ada yang meninggal satu orangtua, tidak bisa dilihat anak-anaknya dari perantauan (hape monding sada natua-tua, dang boi dibereng anakkonna sian pangarantoan), sementara pemerintah Humbang Hasundutan malah mengundang pejabat Pemprov Sumut dari Medan untuk hadir  pada pelaksanaan beberapa kegiatan, Jadi pemerintah disini tidak fair, ada apa ini?," sesal Labuan.

Ditambahkan Labuan, seharusnya pemerintah menunda kegiatan tersebut dan pemerintah dapat melakukan hal itu jika persoalan Covid 19 ini selesai. Karena lebih efektif untuk mengantisipasi berkumpulnya orang.

"Kita tetap mendukung program pemerintah, tapi kalau mau pencitraan dikarenakan tahun ini tahun politik, jangan dululah," katanya.

Labuan berharap, pemerintah agar tidak mengulangi hal itu, demi mencegah penularan virus corona. "Kita harap pemerintah tetap menjalankan intruksi Presiden," imbuhnya.

Sama halnya di ungkapkan ketua Fraksi Golkar Bantu Tambunan, dirinya menilai,  kegiatan atas kedatangan pejabat Pemprov Sumut di nilai tidak tepat mengingat Covid-19 saat ini belum teratasi, dan di nilai kegiatan ini tidak sesuai protokol kesehatan.

Malah menurut Politisi Partai Golkar ini, kegiatan Pemkab Humbang Hasundutan bersama Pemprov Sumut terkesan di politisir dalam ajang tahun politik, terkesan sebagai pencitraan.

"Saya melihat kegiatan ini terkesan dipolitisir karena tahun politik, kenapa harus di paksakan kegiatan ini di lakukan, karena jelas kita tau ada instruksi dari pemerintah pusat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, salah satunya menghindari keramaian,"pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Humbahas, Tumbur Hutagaol, tidak dapat menjawab sekaitan kegiatan panen bawang.

"Masalah apakah melanggar protokol kesehatan, itu tanya Dinas Kesehatan, bukan kami," kata Tumbur diruang kerjanya ketika di temui wartawan.(ds/carlos)
Share:
Komentar

Berita Terkini