Heboh! Positif Virus Corona Kota Solok Gelombang Kedua Bertambah

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Untuk memutus mata rantai virus corona di Daerah Kota Solok, Pemerintah Kota Solok melalui Tim Gugus Tugas Covid-19. Menargetkan 200 orang di swab Klaster Pasar Raya.

Hal ini masih banyak penolakan oleh para pedangang untuk diambil Swab test, cuman yang berhasil diswab di Pasar Raya Kota Solok berada di angka 71 orang yang mengikuti swab test sampai pengambilan swab berakhir di Jam 13.00 WIB, Selasa (23/6/2020).

Rabu ( 24/6/2020 ) pagi, hasil Swab yang di kirim oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Solok Minggu Pagi ( 21/6 ) dikabarkan orang tua dari SP. YN ( 46 )  dan saudaranya SP WU ( 8 ) dinyatakan Positif.

Itu,  Berdasarkan laporan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, bahwa : dari 39 sample swab yang dikirim berdasarkan hasil tracing survailance,

Untuk saat ini, ibuk dan adik pasien positif 02 sejak terkonfirmasi positif telah diisolasi di Posko Covid19 Banda Panduang.

Untuk upaya lebih lanjut, tim Surveylans gugus tugas hari ini langsung memperdalam proses tracing terhadap pasien positif 03 dan 04 terutama di lingkungan tempat tinggalnya.

Sementara itu, dengan telah keluar hasil 37 swab sample yang termasuk didalamnya nakes puskesmas tanah garam dan rekan kerja serta bos tempat pasien positif 02 bekerja. Gugus tugas berencana akan mengaktifkan operasional puskesmas tanah garam dan toko tempat pasien 02 bekerja, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di Pasar maupun dipuskesmas.

Sampai hari ini total akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Solok sebanyak 4 Orang. 1 orang telah sembuh dan 1 orang diisolasi di BPP Padang. 

Surveilans Dinas Kesehatan Kota Solok mengatakan Pemeriksaan PCR swab yang dilaksanakan dipasar raya solok kemaren merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Target pemeriksaan bukan hanya kepada pedagang pasar raya solok tetapi juga pengunjung,karna covid-19 bisa jadi di tularkan oleh pengunjung ke pedagang atau juga pedangang ke pengunjung," ujarnya

Surveilans menghimbau, kepada masyarakat dan pedagang dan pengunjung pasar raya solok pada new normal agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan tetap rajin mencuci tangan dan melakukan social distancing saat berinteraksi.( YON)
Share:
Komentar

Berita Terkini