Gawat..SPBU di Jalan Lintas Siantar Seribudolok Diduga Berdiri Tanpa Kantongi Rekomendasi Izin Alih Fungsi Lahan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Pesatnya perkembangan usaha industri dan penghasilan yang sangat menggiurkan, atas dasar itu tidak sedikit juga pengusaha menabrak peraturan dan melakukan berbagai cara untuk meraih keuntungan pribadi.

Salah satunya saat ini di Kabupaten Simalungun yang gencar mengembangkan bisnis usaha industri dan produksi, dengan mengeluarkan ijin yang diduga menabrak aturan pemerintah. Termasuk aturan untuk pertanian yang mendukung Ketahanan pangan di Indonesia.

Seperti pembangunan SPBU dilahan pertanian sawah persis di Jalan Siantar - Seribudolok, Nagori Janggir Leto, Kecamatan Pane yang saat ini hampir rampung dikerjakan. Namun kegiatan tersebut banyak menuai polemik di kalangan aktivis terkait Izin keberadaan lahan  tersebut, di lahan pertanian tanpa mengantongi rekomendasi alih fungsi lahan.

Sebelumnya menurut salah satu sumber bahwa terlaksananya kegiatan, karena telah mengantongi Izin yang di keluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (FIT) dari Kabupaten Simalungun Pahala Sinaga yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas tersebut.

Namun Pahala Sinaga sebagai Kepala Dinas diduga semena-mena dalam mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan SPBU Tersebut, tanpa melalui proses pengkajian dengan melibatkan Dinas Terkait.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Ruslan Sitepu yang dihubungi wartawan, Senin (2/6/2020) mengatakan dirinya tidak ada mengeluarkan rekomendasi apapun.

"Saya tidak perna mengelurkan surat apa pun terkait rekomandasi alih fungsi lahan pertanian, apa lagi  untuk SPBU tersebut," tandasnya singkat. ( Erwin Sinulingga)
Share:
Komentar

Berita Terkini