Dalam Rekonstruksi, Wanita Ini Ngaku Dibayar Ikut Bunuh Istri Oknum TNI

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com- Kasus kematian Ayu Lestrari (26) yang ditemukan tinggal tengkorak dan sejumlah kerangka serta tulang belulang ternyata dibunuh suaminya sendiri bersama dua wanita warga sipil di Tapteng.
Salah satu wanita tersebut merupakan teman selingkuhan suami korban.

Hal ini terungkap dalam gelar rekonstruksi (reka ulang) yang dilaksanakan Penyidik Polres Tapteng bekerjasama dengan Denpom 1/2 Sibolga, Kamis (04/06/2020) di Mapolres Tapteng.

Dari Salah satu perempuan tersebut mengaku dibayar Rp.2.500.000,- untuk ikut serta melakukan pembunuhan terhadap Ayu Lestari, istri dari Oknum TNI tersebut.

Hal tersebut terungkap dari di gelarnya rekonstruksi adegan reka ulang yang di perankan langsung ketiga tersangka pelaku pembunuhan, yakni oknum TNI Praka MPCC yang merupakan suami korban.
Kedua perempuan warga sipil tersebut berinisial SMS (30) dan WNS (29) yang merupakan tenaga honorer di Tapanuli Tengah.

Tersangka WNS disebut merupakan perempuan selingkuhan Praka MPCC, dan  tersangka SMS merupakan sahabat WNS.

Gelar rekonstruksi tersebut, dilaksanakan 20 adegan yang diperagakan oleh ketiga tersangka, mulai dari merencanakan, mempersiapkan peralatan yang akan digunakan, meninjau lokasi tempat pembunuhan sampai melakukan pembunuhan terhadap korban Ayu Lestari.

Pembunuhan dilakukan pada tanggal 09 April 2020 sekira pukul 22.00 WIB di pinggir Jalan Baru Lingkungan 4, Kelurahan Sihaporas Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah,Sumatera Utara.

Pada adegan keenam, terungkap bahwa tersangka SMS dibayar Rp.2.500.000, untuk ikut membantu membunuh Ayu Lestari. Uang tersebut diserahkan langsung oleh tersangka WNS  yang merupakan teman selingkuhan Praka MPCC.

“Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB tersangka Winda mendatangi rumah tersangka Samaria untuk menyerahkan  uang sebesar Rp.2.500.000 kepada Samaria sebagai upah membantu untuk melakukan pembunuhan tersebut,”ungkap Penyidik Briptu Erwin Sinaga dalam membacakan skenario  pembunuhan  dalam gelar rekonstruksi tersebut.

Dalam pantauan di lokasi, kegiatan rekonstruksi  kasus pembunuhan tersebut berjalan dengan lancar. Berdasarkan informasi dihimpun, bahwa kedua orang tua korban, Ayu Lestari dan anaknya turut hadir untuk menyaksikan proses rekonstruksi yang dilaksanakan di Mapolres Tapteng.

Menurut informasi, bahwa keluarga korban Ayu Lestari tinggal di Bandung. Ayah Korban merupakan seorang Prajurit TNI yang masih aktif.

Hadir dalam menyaksikan proses rekonstruksi  tersebut, kepala Oditur Militer (Kaotmil) I-02 Medan, Kolonel Sus Jamingun, Kapolres Tapteng, AKBP.Nicolas Dedy Arifianto, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Dandim 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex, Dandenpom 1/2 Letkol CPM Hasanuddin Siagian, Kasipidum Kejaksaan Negeri Sibolga,Kapenrem 024/KS,Mayor Arh Keles Sinaga,Kasat Reskrim Polres Tapteng, AKP Sisworo.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada penemuan kerangka manusia berupa tengkorak dan sejumlah tulang belulang yang berserak di pingirjalan Baru,Lingkungan 4 Kelurahan Sihaporas Nauli,Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (20/05/2020) di duga istri seorang oknum TNI. Korban diduga dibunuh suaminya sendiri Oknum TNI Praka MPCC yang kini sudah ditahan Denpom 1/2 Sibolga. (ds/Allin)
Share:
Komentar

Berita Terkini