Bendungan Sungai Perbangsian Telan 2 Korban Jiwa

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com- Bendungan Sungai Perbangsian Dusun II, Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah,Sumatera Utara  menelan 2 orang  korban jiwa,Selasa (23/06/2020) pukul 17.00 Wib.

Kedua Korban adalah Heryansyah Silitonga (33) warga Pasar Onan (PO) Manduamas, Kecamatan Manduamas dan Yoki Telaumbanua (11)  warga Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapteng.

Mendapat laporan Kades Saragih Sahwin Tumanggor, Kapolsek Manduamas Iptu Kuson Butar-butar bersama anggota langsung mendatangi TKP penemuan mayat di Bendungan Sungai Saragih tersebut .

Dari keterangan yang diperoleh, awalnya, Bripka Sherlyn Pratama (36) Polsek Manduamas  mendapat laporan dari Kepala Desa Saragih, Sahwin Tumanggor  dengan laporan adanya korban tenggelam di Bendungan Sungai Saragih Perbangsian.

Laporan tersebut diteruskan ke Polsek Menduamas. Kapolsek Manduamas dengan langsung memimpin anggotanya menuju TKP di Bendungan Sungai  Perbangsian.

Menurut keterangan Kapolsek Manduamas, Iptu Kuson Butar-butar melalui Kasi Humas Polsek  Manduamas Aiptu E.Pasaribu menyampaikan, telah ditemukan dua mayat laki-laki, Heryansyah Silitonga (33) dan Yoki Telaumbanua (11) di Bendungan  Sungai Perbangsian dusun II Desa Saragih Kecamatan Manduamas,Kabupaten Tapteng.

Lebih lanjut dijelaskannya, penemuan dua mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang warga yakni Norton Meha dan Reymond Meha yang sedang bersantai didekat lokasi bendungan.

Kedua saksi pada saat itu, mendengar teriakan seorang wanita yang minta tolong ada orang hanyut. Oleh kedua saksi langsung mendatangi suara tersebut.

Saksi Norton Meha langsung turun ke air dan melihat leher korban Yoki Telaumbanua tersangkut di bagian pintu air, sementara korban Heryansyah Silitonga dengan posisi duduk sambil kedua tangan melambai-lambaikan, sementara kepalanya sudah berada di dalam air namun kedua kakinya tersangkut di pintu air.

Warga langsung melakukan pertolongan kepada keduanya, namun belum sempat mendapat penanganan keduanya meninggal dunia.

Jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk disemayamkan dirumah duka.

“Kedua keluarga meminta kepada Kapolsek Manduamas dan dihadapan saksi-saksi agar korban tidak dilakukan otopsi mayat,”sebut  Aiptu E.Pasaribu. (ds/Allin)
Share:
Komentar

Berita Terkini