Bahas Pedoman New Normal, Forkada di Nias Bertemu

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Ir. Nur Kemala Gulo, menghadiri rapat Forum Kepala Daerah (Forkada) Se-Kepulauan Nias di Restoran Kaliki, Selasa (23/6/2020).

Rapat itu digelar untuk membahas rancangan peraturan Gubernur Sumut tentang pedoman pelaksanaan New Normal, sekaligus menyikapi situasional Kepulauan Nias yang sudah terdampak wabah Covid-19.

Ditemui dailysatu.com, Nur Kemala mengatakan sesuai keputusan rapat masing-masing Sekda Kabupaten/Kota diharapkan segera merampungkan usulan daerahnya jelang penerapan New Normal dengan memperhatikan kearifan lokal.

Termasuk merencanakan sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Agar kemudian dapat disampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai bahan dalam penyusunan rancangan peraturan Gubernur Sumatera Utara.

"New Normal merupakan tatanan kehidupan dengan kebiasaan baru. Dimana masyarakat diminta berdampingan dan beradaptasi dengan Covid-19. Tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan. Adapun itu, antara lain menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan, dan hindari keramaiam", ujar Nur Kemala.

Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020, lanjutnya, setiap masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi bus, kereta api, kapal laut, dan pesawat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

1. Menunjukkan identitas diri (KTP atau Tanda Pengenal lainnya yang sah).

2. Menunjukkan Surat Keterangan Uji Test PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau Surat Keterangan Uji Rapid Test dengan hasil Non-Reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

3. Menunjukkan Surat Keterangan Bebas Gejala seperti Influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/ Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCR dan/atau Rapid-Test.

"Dalam rapat tadi, lima Kepala Daerah menyepakati bahwa bagi masyarakat yang datang ke Pulau Nias baik jalur laut dan udara wajib mengikuti protokoler kesehatan, serta mengikuti pengecekan suhu tubuh. Bila suhu tubuh diatas 37'C, maka diwajibkan rapid test ulang", kata Nur Kemala. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini