Terkait Tujuh Orang Yang Diamankan BNNK Labura, Satu Diantaranya Telah Dipulangkan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Lokasi Karoeke AMJ Jalan Baru, Rantauprapat
dailysatu.com - Terkait pemberitaan tentang 7 (tujuh) orang yang diangkut atau diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Labuhanbatu Utara (BNNK Labura) dari lokasi tempat keroeka disalah satu room di AMJ Jalan Baru, Rantauprapat pada, Selasa (12/05/20) malam lalu jadi pertanyaan besar.

Pasalnya, tujuh orang yang diamankan satu diantaranya telah dipulangkan. Sedangkan enam orang lagi masi diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Labuhanbatu Utara Jalan Koptu Mahmun Lubis nomor 48-50 Aek Kanopan.

"Kita temukan pengunjung di AMJ sehingga kami amankan, saya 14 (empatbelas) tahun penyidik, jangan nanti malu kita dibuat. Karena, bahasa hukum ditangkap, diamankan dan ditemukan berbeda. 7 (tujuh) orang kita amankan, satu diantaranya sudah dipulangkan. Semua akan pulang, gak ada hak kita lama nahan disini, nanti dikira orang yang lain-lain," tegasnya salah satu anggota BNNK Labura yang mengaku sebagai anggota staf berantas Narkotika itu pada, Rabu (13/05/20) sekira pukul 13:55 wib pada media ini diruang kerjanya.
Namun sangat disayangkan, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Labuhanbatu Utara Khairullah SH,MH saat dikonfirmasi, Jum'at (15/05/20) pagi melalui via telepone pribadinya dengan nomor 0852 6283 7XXX dan 0853 6040 9XXX dalam keadaan aktif memilih bungkam alias tidak mengangkat telponnya hingga berita ini dikirimkan pun kepala BNNK Labura tak kunjung ada kabar terkait nama-nama tujuh orang yang diamankan anggotanya tersebut.

Menanggapi permasalahan tersebut Ketua LSM LPPAS-RI Herwin Sipahutar,SE angkat bicara kepala Badan Narkotika Nasional harus transparan soal 7 orang yang diamankan oleh BNNK Labura. Kenapa diamankan dan mengapa ada yang dipulangkan.

Lebih lanjut dikatakannya, kepala BNNK Labura harus transparan menjelaskan 7 orang yang diamankan. Siapa namanya, berapa laki-laki dan berapa perempuan serta alamatnya masing-masing jadi jangan memilih bungkam, dan kasus ini tidak tertutup kemungkinan akan dilaporkan kepihak terkait atas kejadian tersebut. (ds/Zulharahap)
Share:
Komentar

Berita Terkini