Plaza Medan Fair Bisa Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, M Afri Rizki Lubis, menilai keputusan untuk membuka kembali Plaza Medan Fair ditengah pandemi virus corona covid-19 sangat riskan.

Menurutnya, pusat perbelanjaan tersebut akan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dan rawan menjadi lokasi baru penyebaran ( klaster) virus corona. Terlebih status Kota Medan saat ini masih tanggap darurat sampai 29 Mei 2020 mendatang.

"Apalah artinya Perwal Karantina Kesehatan atau cluster isolasi yang digaungkan selama ini, karena akan terjadi kerumunan masyarakat di sana," ujar Rizki, di Medan, Kamis (28/5/2020).

Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, ada kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Ia khawatir meski protokol kesehatan diterapkan saat hendak masuk Plaza Medan Fair, orang yang masuk kategori OTG tidak terdeteksi.

Belum lagi, Rizki melihat masih banyak masyarakat yang enggan memakai makser ketika beraktivitas di luar rumah.


"Sejak berlaku Perwal Karantina Kesehatan atau cluster isolasi jumlah yang terpapar virus corona semakin banyak. Artinya, masyarakat masih banyak yang belum faham. Tolong lah tentang penjelasan karantina kesehatan, jangan jadi ajang saja," sindirnya.


Seperti diberitakan, setelah memutuskan tutup sementara sejak 1 April 2020 untuk mendukung pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona, Plaza Medan Fair akhirnya buka kembali mulai hari ini.

Meski sudah buka, jam operasional tetap dibatasi dari pukul 11.00 hingga 18.00 WIB dari biasanya pukul 10.00-21.00 WIB. Mal ini pun akan tetap menerapkan protokol pencegahan virus corona secara ketat.(ds/lilik/rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini